Rabu, 05 Agustus 2026

Kantin Sehat Hasil Karya Mahasiswa KKN Unmuh Jember Resmi Dimanfaatkan SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan

Menutup masa pengabdian selama satu bulan, Kelompok KKN Reguler Sore/Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Gelombang 2 Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) meninggalkan warisan berupa Kantin Sehat bagi SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan. Fasilitas tersebut resmi diserahkan melalui prosesi pemotongan pita yang berlangsung di lingkungan sekolah pada Jumat (31/7/2026).

Peresmian dilakukan oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Bagus Setya Rintyarna, M.Kom., didampingi Dr. Astrid Maharani, S.E., M.Akun., CSRS., CSRA., CSP., CRA. selaku perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), bersama Kepala SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan, Alim Purnomosidi, S.Pd.

Penyerahan Kantin Sehat menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian program pengabdian mahasiswa KKN Reguler Sore/RPL Gelombang 2 Tahun 2026. Selain membangun fasilitas tersebut, mahasiswa juga melaksanakan sejumlah program pemberdayaan, di antaranya sosialisasi dan pertandingan olahraga Petanque, penguatan program Bank Sampah melalui pembuatan papan nama, serta pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bidang kelistrikan bagi para siswa.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan, Alim Purnomosidi, S.Pd., mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi sekolah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Jember dan seluruh mahasiswa KKN yang telah membantu pembangunan Kantin Sehat ini. Fasilitas ini menjadi tambahan yang sangat bermanfaat bagi sekolah dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk menunjang aktivitas warga sekolah," ujarnya.

Menurut Alim, kehadiran Kantin Sehat tidak hanya menambah fasilitas sekolah, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut melalui berbagai program pendidikan dan pengabdian di masa mendatang.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Bagus Setya Rintyarna, M.Kom., menyampaikan bahwa KKN Reguler Sore/RPL dirancang agar mahasiswa mampu mengimplementasikan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki melalui program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Ia berharap hasil pengabdian mahasiswa tidak berhenti ketika masa KKN berakhir, tetapi terus memberikan manfaat bagi sekolah sekaligus menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat.

Usai prosesi pemotongan pita, jajaran pimpinan universitas, pihak sekolah, serta mahasiswa meninjau langsung bangunan Kantin Sehat yang kini siap dimanfaatkan sebagai fasilitas penunjang bagi warga SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan.

Peresmian Kantin Sehat menjadi bukti bahwa program KKN tidak hanya menghadirkan edukasi dan pendampingan, tetapi juga menghasilkan karya nyata yang dapat dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan. Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Jember dan SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan pun diharapkan terus berkembang dalam menghadirkan inovasi dan pengabdian yang berdampak bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah.

 

KKN RPL Unmuh Jember Tinggalkan Jejak Pengabdian di SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan

Kebersamaan selama satu bulan antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Sore/Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Gelombang 2 Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) dan keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan resmi berakhir. Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara penutupan sekaligus penarikan mahasiswa KKN yang digelar di lingkungan sekolah pada Jumat (31/7/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Bagus, perwakilan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Astrid, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan Alim Purnomosidi, S.Pd., jajaran guru, serta seluruh mahasiswa peserta KKN.

Selama menjalankan pengabdian, mahasiswa berhasil merealisasikan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Di antaranya pembangunan Kantin Sehat, sosialisasi sekaligus pertandingan olahraga Petanque, penguatan program Bank Sampah melalui pembuatan papan nama, hingga pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bidang kelistrikan bagi para siswa.

Seluruh program tersebut menjadi wujud implementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah agar memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan, Alim Purnomosidi, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN yang telah menghadirkan berbagai inovasi selama berada di sekolah. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) merupakan bentuk sinergi yang memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan.

Ia juga mengenang perjalanan panjang perkembangan SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan yang penuh perjuangan.

"Dulu sekolah ini bahkan belum memiliki fasilitas toilet yang memadai. Kami terus berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT. Alhamdulillah, satu per satu bantuan datang. Begitu juga dengan pembangunan kantin sehat. Dahulu lokasi ini masih berada di dekat area persawahan dan belum memiliki fasilitas yang layak. Kami percaya, ketika niat kita untuk kemaslahatan dan terus memohon pertolongan Allah SWT, insyaallah akan selalu ada jalan. Muhammadiyah jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan. Kalau kita menginginkan sesuatu yang bermanfaat, Allah SWT akan memberikan pertolongan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Bagus, menjelaskan bahwa KKN Reguler Sore/RPL dirancang bagi mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau yang sebagian besar telah memiliki pengalaman bekerja maupun mengabdi di masyarakat.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam merancang program yang aplikatif serta sesuai dengan kebutuhan mitra.

Ia juga menyampaikan salam dari Rektor Universitas Muhammadiyah Jember kepada keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan sekaligus mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama pelaksanaan KKN.

Dalam sambutannya, Dr. Bagus menjelaskan bahwa Universitas Muhammadiyah Jember terus mengembangkan berbagai skema KKN, mulai dari KKN Reguler, KKN Tematik, KKN Kolaborasi, hingga KKN Internasional. Khusus KKN Reguler Sore/RPL, mahasiswa diarahkan untuk memperkuat kontribusi bagi Amal Usaha Muhammadiyah sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu komitmen Universitas Muhammadiyah Jember. Kolaborasi antaramal usaha Muhammadiyah merupakan amanah Persyarikatan melalui Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah. Semoga segala bantuan dan pengabdian yang telah dilakukan kampus maupun mahasiswa menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya," ujarnya.

Mewakili mahasiswa, Riya Dyah Jati menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan atas sambutan hangat dan dukungan selama pelaksanaan KKN. Ia berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat terus dimanfaatkan dan dirawat sehingga memberikan manfaat bagi warga sekolah.

"Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang telah diberikan kepada kami selama menjalankan program KKN. Semoga pembangunan yang telah kami lakukan dapat menjadi fasilitas yang menunjang proses pembelajaran di sekolah. Kami juga berharap seluruh fasilitas dapat terus dirawat agar manfaatnya tetap dirasakan oleh generasi berikutnya. Mohon maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat kekurangan maupun kesalahan dari kami. Semoga silaturahmi ini tetap terjalin meskipun masa KKN telah berakhir," tuturnya.

Sebagai penutup, LPPM Universitas Muhammadiyah Jember menyerahkan cinderamata kepada SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan. Penyerahan yang dilakukan oleh Astrid kepada Alim Purnomosidi, didampingi Wakil Rektor I Dr. Bagus, menjadi simbol berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus penegasan komitmen kedua institusi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

Dengan berakhirnya KKN Reguler Sore/RPL Gelombang 2 Tahun 2026, mahasiswa tidak hanya meninggalkan berbagai fasilitas dan program yang bermanfaat, tetapi juga meninggalkan jejak pengabdian, semangat kolaborasi, serta hubungan kekeluargaan yang diharapkan terus terjalin antara Universitas Muhammadiyah Jember dan SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan.


Senin, 03 Agustus 2026

Mahasiswa KKN Kolaborasi Verifikasi Data 544 KK Penerima Verval Desil 2 di Desa Ampel


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data Desil 2 di Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Kegiatan ini menyasar sebanyak 544 kepala keluarga (KK) yang masuk dalam kategori masyarakat rentan miskin sebagai upaya mendukung ketepatan sasaran program bantuan sosial pemerintah.

Kegiatan verifikasi berlangsung selama tujuh hari, mulai 25 Juli hingga 1 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN berkolaborasi dengan perangkat Desa Ampel, ketua RT/RW, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk melakukan pendataan secara langsung dari rumah ke rumah (door to door).

Koordinator Desa KKN, M. Ashad Fiyaumin Nabili, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesesuaian data penerima bantuan sosial dengan kondisi nyata masyarakat di lapangan.

"Data Desil 2 ini sangat penting sebagai dasar berbagai program bantuan pemerintah. Tugas kami adalah memverifikasi apakah data 544 kepala keluarga tersebut sudah sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan," ujarnya, Sabtu (25/7).

Dalam proses verifikasi, mahasiswa melakukan pengecekan terhadap sejumlah indikator, di antaranya kondisi tempat tinggal dan kepemilikan aset. Seluruh hasil pendataan kemudian diinput ke dalam aplikasi web Verval sebagai bagian dari pembaruan basis data kemiskinan.

Kepala Desa Ampel, H. Sholeh, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa sangat membantu pemerintah desa dalam menyelesaikan proses pendataan yang melibatkan ratusan kepala keluarga.

"Kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Pendataan terhadap 544 kepala keluarga merupakan pekerjaan yang cukup besar, sehingga dapat diselesaikan lebih cepat berkat bantuan mereka," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan data kemiskinan di Desa Ampel menjadi lebih akurat dan mutakhir sehingga dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Tanamkan Karakter Positif, Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Lojejer Gelar Sosialisasi Anti-Bullying dan Literasi Digital


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Lojejer yang berasal dari lima perguruan tinggi, yaitu Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember , Universitas Jember (UNEJ), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Mandala, dan Institut Agama Islam Al Falah As Sunniyah, menggelar sosialisasi bertema "Anti-Bullying dan Literasi Digital" kepada siswa MIMA Al Hidayah 75 Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang bertujuan menanamkan karakter positif kepada peserta didik melalui edukasi tentang bahaya perundungan serta pentingnya penggunaan gadget secara bijak. Melalui penyampaian materi yang interaktif dan komunikatif, mahasiswa KKN berupaya meningkatkan kesadaran siswa agar mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa menjelaskan berbagai bentuk bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari perundungan verbal, fisik, hingga perundungan melalui media digital. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak bullying terhadap kondisi psikologis, emosional, dan sosial korban, serta pentingnya memiliki keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan kepada guru maupun orang tua.

Selain membahas bullying, tim KKN juga memberikan edukasi mengenai literasi digital dengan mengangkat isu penggunaan gadget secara berlebihan atau yang dikenal dengan istilah *narkolema* (narkoba lewat mata). Penggunaan gadget yang tidak terkendali dapat berdampak pada kesehatan mata, menurunkan konsentrasi belajar, mengganggu kualitas tidur, serta mengurangi interaksi sosial anak. Oleh karena itu, siswa diajak memanfaatkan teknologi secara lebih bijak, seperti untuk belajar, mencari informasi yang bermanfaat, dan mengembangkan kreativitas.

Kepala MIMA Al Hidayah 75 Lojejer, Hanik Mudlorini, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi peserta didik saat ini.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Kolaboratif. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta didik semakin memahami pentingnya saling menghormati, menghindari segala bentuk perundungan, serta mampu menggunakan gadget secara bijak sebagai sarana belajar, bukan sekadar hiburan," ujarnya.


Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan serta pengalaman yang mereka bagikan mengenai penggunaan gadget maupun upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari bullying.

Melalui kolaborasi lima perguruan tinggi, Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Lojejer berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta didik, tetapi juga menumbuhkan sikap saling menghormati, memperkuat karakter positif, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berkarakter.

KKN Kolaboratif Lojejer Edukasi Siswa MTSS Plus Nuris Lojejer tentang Bahaya Pernikahan Dini, Narkoba, dan Narkolema


Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Lojejer yang berasal dari lima perguruan tinggi menggelar sosialisasi mengenai bahaya Narkolema (Narkoba Lewat Mata), pernikahan dini, dan penyalahgunaan narkoba kepada siswa MTSS Plus Nuris Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember , Institut Teknologi dan Sains (ITS) Mandala, Universitas Jember (UNEJ), STAI Al Falah, serta Institut Agama Islam (IAI) As-Sunniyah. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai tantangan yang dihadapi remaja sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan agar mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.

Pertanyaan “Bagaimana remaja dapat melindungi diri dari pengaruh negatif di era digital?” menjadi pembuka kegiatan yang berlangsung secara interaktif. Dalam sesi tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan mengenai Narkolema, yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan dampak negatif dari paparan konten digital yang tidak sesuai, khususnya pornografi.


Paparan konten tersebut dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, serta perkembangan mental remaja. Karena itu, siswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital, mampu menyaring informasi, serta menghindari konten yang berpotensi memberikan dampak negatif.


Selain Narkolema, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini. Siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat muncul ketika pernikahan dilakukan pada usia yang belum matang, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, kesiapan mental, maupun kondisi ekonomi.

Melalui edukasi tersebut, mahasiswa mendorong para siswa untuk memprioritaskan pendidikan dan mempersiapkan masa depan dengan lebih matang sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan.

Materi selanjutnya membahas pencegahan penyalahgunaan narkoba. Mahasiswa KKN menjelaskan berbagai jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, serta pentingnya memiliki keberanian untuk menolak ajakan mencoba zat terlarang.


Siswa juga diajak mengenali pentingnya membangun lingkungan pergaulan yang sehat. Menurut tim KKN, lingkungan pertemanan yang positif dapat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah remaja terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Kepala MTSS Plus Nuris Lojejer mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa materi yang diberikan mahasiswa KKN dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kolaboratif yang telah memberikan edukasi kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat sebagai bekal bagi peserta didik untuk menghadapi tantangan di era digital, memahami pentingnya merencanakan masa depan, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan edukasi serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak siswa yang memiliki pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga diri serta membangun karakter yang positif.

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN Kolaboratif Desa Lojejer dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pembentukan karakter generasi muda. Melalui kolaborasi lima perguruan tinggi, mahasiswa KKN berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, menghindari pernikahan dini, serta menggunakan teknologi digital secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Mahasiswa KKN Kolaboratif Dampingi Warga Desa Seputih Akses Layanan BPJS Kesehatan melalui VIOLA

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar kegiatan sosialisasi dan pendampingan pemanfaatan Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA) di Balai Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan administrasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara digital tanpa harus datang ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Program tersebut menjadi solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat pedesaan, seperti jauhnya jarak menuju kantor BPJS Kesehatan, tingginya biaya transportasi, serta antrean pelayanan yang cukup panjang. Melalui layanan VIOLA, masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan administrasi kepesertaan secara daring dengan pendampingan langsung dari petugas dan mahasiswa.

Perwakilan JKN, Rachmad Budi Santoso, menjelaskan bahwa VIOLA merupakan salah satu bentuk transformasi pelayanan publik berbasis digital yang dikembangkan BPJS Kesehatan untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat."Melalui VIOLA, masyarakat dapat melakukan tatap muka secara virtual dengan petugas BPJS Kesehatan untuk mengurus berbagai layanan administrasi tanpa harus datang ke kantor cabang," jelas Rachmad Budi Santoso.

Ia menambahkan, layanan yang tersedia melalui VIOLA meliputi pendaftaran peserta baru, pembaruan data kepesertaan, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga penyampaian pengaduan dan konsultasi terkait layanan JKN.

Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini juga didukung oleh keterlibatan aktif mahasiswa KKN Kolaborasi yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Jember, Politeknik Negeri Jember, dan Universitas PGRI Argopuro Jember. Para mahasiswa berperan sebagai fasilitator yang mendampingi warga selama proses pelayanan, khususnya bagi masyarakat yang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan teknologi digital.


Pendampingan dilakukan secara langsung mulai dari proses pendaftaran, pembaruan data, hingga penyelesaian administrasi kepesertaan JKN. Kehadiran mahasiswa membantu meningkatkan literasi digital masyarakat sehingga warga mampu mengikuti setiap tahapan pelayanan dengan lebih mudah dan mandiri.

Sinergi antara BPJS Kesehatan, mahasiswa KKN Kolaborasi, dan Pemerintah Desa Seputih menjadi wujud kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan. Selain memberikan kemudahan akses layanan administrasi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital dalam memperoleh hak atas jaminan kesehatan.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut ditutup setelah seluruh proses pelayanan dan verifikasi administrasi warga selesai dilaksanakan. Diharapkan, pemanfaatan layanan VIOLA dapat terus meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap layanan BPJS Kesehatan sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan inklusif.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Kenalkan Dunia Kerja kepada Siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL Gelombang 3 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menggelar program bertajuk "Level Up Your Talent: From School to Career" di SMA Muhammadiyah 3 Jember pada Jumat, 24 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada para siswa mengenai dunia kerja, pengembangan potensi diri, serta persiapan karier sejak dini.

Program tersebut diikuti oleh siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember sebagai bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui kegiatan ini, para peserta diperkenalkan dengan berbagai gambaran dunia kerja, keterampilan yang dibutuhkan di era modern, serta langkah-langkah yang dapat dipersiapkan sejak bangku sekolah untuk menghadapi dunia profesional.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pentingnya mengenali minat dan bakat sebagai landasan dalam menentukan pilihan pendidikan maupun karier. Selain itu, mahasiswa KKN mengajak siswa berdiskusi tentang tantangan dunia kerja saat ini, peluang karier di berbagai bidang, serta pentingnya mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, berpikir kritis, dan kerja sama tim sebagai bekal menghadapi persaingan di masa depan.

Koordinator KKN, Mochammad Ifrohan Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai masa depan mereka.

"Kami ingin memberikan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dalam mengembangkan potensi diri dan mulai mempersiapkan langkah menuju dunia kerja maupun pendidikan lanjutan sejak sekarang," ujarnya.

Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti sesi penyampaian materi, berdiskusi, hingga mengajukan berbagai pertanyaan terkait pilihan karier dan tantangan dalam merencanakan masa depan. Beberapa siswa juga berbagi pandangan mengenai cita-cita serta upaya yang ingin mereka lakukan untuk mewujudkannya.

Melalui program "Level Up Your Talent: From School to Career", KKN RPL Unmuh Jember berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui edukasi dan pemberdayaan generasi muda. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi siswa SMA Muhammadiyah 3 Jember dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Connect