Mahasiswa PBSI Unmuh Jember Hidupkan Panggung Lewat Pementasan Drama Indonesia
Mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Jember menggelar pementasan Drama Indonesia pada Sabtu, (17/1/2026), bertempat di Gedung Ahmad Zainuri Unmuh Jember. Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam hari ini merupakan tugas luaran sekaligus tugas akhir mata kuliah Drama Indonesia.
Dalam pementasan tersebut, mahasiswa menampilkan empat karya drama, yakni Askara, Kabayan, Gisaka, dan Unfinished Love. Seluruh mahasiswa angkatan 2024 terlibat secara aktif sebagai pemeran, sehingga setiap kelas berpartisipasi langsung di atas panggung dan menjadi bagian dari pertunjukan.
Pementasan drama ini digelar sebagai bentuk implementasi pembelajaran praktik yang telah ditempuh mahasiswa selama satu semester. Selain berperan sebagai aktor, mahasiswa juga terlibat dalam penataan panggung, pengelolaan properti, hingga pengaturan teknis pertunjukan. Keterlibatan menyeluruh tersebut mencerminkan kerja sama tim yang solid dan tanggung jawab bersama dalam menghadirkan pementasan yang terorganisir.
Empat drama yang dipentaskan mengusung tema dan alur cerita yang beragam. Askara menampilkan kisah beberapa tokoh dengan latar belakang dan permasalahan hidup yang berbeda-beda. Kabayan mengangkat cerita rakyat tentang pencarian jodoh dengan balutan humor khas. Gisaka bercerita tentang seorang pelukis yang tumbuh di lingkungan keluarga pebisnis, namun memilih jalan hidup yang berbeda dengan menekuni dunia seni. Sementara itu, Unfinished Love menggambarkan kisah percintaan remaja yang penuh konflik dan tanpa kepastian akhir.
Dosen pengampu mata kuliah Drama Indonesia, Dzarna, menjelaskan bahwa pementasan ini dirancang sebagai tugas akhir mata kuliah sekaligus sarana pengembangan bakat dan minat mahasiswa. Seluruh mahasiswa angkatan 2024 tampil sebagai pemeran agar mereka dapat merasakan pengalaman panggung secara langsung dan utuh.
Melalui pementasan ini, mahasiswa dilatih untuk mengasah kreativitas, kemampuan mengekspresikan diri secara artistik, keterampilan berkomunikasi, serta kerja sama tim. Pengalaman tampil di atas panggung juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa, baik dalam konteks akademik maupun pengembangan diri di luar kampus.
Proses persiapan pementasan berlangsung selama beberapa minggu, dimulai dari pemilihan naskah, pendalaman karakter, latihan rutin, hingga pelaksanaan gladi bersih. Seluruh rangkaian kegiatan dikerjakan secara kolektif oleh mahasiswa, sehingga setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab yang sama.
Pementasan Drama Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari penonton. Pertunjukan yang menampilkan seluruh mahasiswa angkatan 2024 sebagai pemeran dinilai mampu menghadirkan suasana panggung yang hidup, dinamis, dan komunikatif. Selain menjadi bentuk penilaian akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi mahasiswa dalam menyalurkan ide, emosi, dan kreativitas melalui seni pertunjukan.
Melalui pementasan ini, mahasiswa angkatan 2024 Universitas Muhammadiyah Jember membuktikan bahwa pembelajaran drama tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam praktik nyata yang mengasah kompetensi, kreativitas, dan kerja sama secara menyeluruh.



Posting Komentar