Selasa, 24 Februari 2026

Fakultas Pertanian Unmuh Jember Berdayakan LKSA Nurul Husna Lewat Aquaponik, Dukung Kemandirian Pangan dan Ekonomi

Komitmen terhadap kemandirian pangan dan penguatan ekonomi lembaga sosial kembali diwujudkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember. Melalui program hibah RISETMU, dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Pertanian melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pemberdayaan LKSA Nurul Husna Jember melalui Pemanfaatan Lahan Berbasis Aquaponik (Kangkung, Ikan Lele, dan Ikan Nila) untuk Mendukung Kemandirian Pangan B2SA dan Ekonomi Lembaga” pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di LKSA Nurul Husna Jember, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.

Program ini mengoptimalkan lahan yang tersedia di lingkungan LKSA melalui sistem aquaponik terpadu yang mengombinasikan budidaya kangkung dengan ikan lele dan ikan nila. Sistem aquaponik dipilih karena hemat air, ramah lingkungan, serta mampu menghasilkan pangan hewani dan nabati secara bersamaan dalam satu ekosistem budidaya yang berkelanjutan.

Ketua pelaksana kegiatan, Ir. Wiwit Widiarti, M.P., menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan konsumsi internal lembaga, tetapi juga dirancang sebagai sarana edukasi kewirausahaan. “Melalui sistem aquaponik, mitra tidak hanya belajar teknik budidaya, tetapi juga manajemen produksi hingga pengolahan hasil untuk meningkatkan nilai tambah,” ujarnya.

Sebagai bentuk hilirisasi produk, hasil panen ikan lele dan ikan nila diolah menjadi nugget ikan yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dan daya simpan lebih lama. Sementara itu, kangkung segar dikreasikan menjadi stik kangkung yang inovatif, kompetitif, dan memiliki potensi pasar. Pendekatan ini mendorong terciptanya konsep pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) sekaligus membuka peluang usaha produktif bagi lembaga.

Pelatihan yang diberikan mencakup teknik budidaya kangkung aquaponik dan perawatan sistem, manajemen pakan dan kualitas air, teknik pengolahan nugget ikan dan stik kangkung, pengemasan produk yang higienis dan menarik, analisis usaha sederhana, hingga pemanfaatan media sosial untuk memperluas jaringan pemasaran. Dengan pendekatan komprehensif ini, pengelola dan anak-anak asuh tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga wawasan kewirausahaan yang aplikatif.

Program ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana berbasis ilmu pengetahuan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi akademisi dan lembaga sosial, langkah pemberdayaan di LKSA Nurul Husna diharapkan menjadi inspirasi bagi lembaga lainnya dalam membangun kemandirian pangan dan ekonomi secara berkelanjutan.

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect