FKIP Unmuh Jember Dampingi Guru Pondok Modern Muhammadiyah Pakusari, Perkuat Pembelajaran Berpusat pada Siswa
Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus diperkuat melalui kolaborasi antara Wakil Mudir II Pondok Modern Muhammadiyah Pakusari dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada pendampingan guru guna menyegarkan kembali praktik pembelajaran berpusat pada siswa.
Kegiatan yang berlangsung pada 11–17 Februari 2026 ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa FKIP Unmuh Jember, termasuk dosen dan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta mahasiswa sarjana dari berbagai latar belakang keilmuan, seperti Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Biologi. Sinergi lintas bidang ini dirancang untuk memberikan perspektif komprehensif dalam penguatan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
Berbeda dari kegiatan pelatihan pada umumnya, program PkM ini menghadirkan dua tahapan utama secara terintegrasi, yaitu workshop perancangan pembelajaran dan pendampingan praktik pembelajaran di kelas. Pada tahap awal, para guru menyusun rancangan pembelajaran yang kemudian mendapatkan umpan balik langsung dari tim PkM. Masukan yang diberikan mencakup penyusunan kata kerja operasional dalam tujuan pembelajaran, keselarasan langkah-langkah pembelajaran dengan model atau metode yang dipilih, hingga penguatan skenario pembelajaran berpusat pada siswa.
Setelah tahap perencanaan, kegiatan berlanjut pada pendampingan praktik pembelajaran. Tim PkM masuk ke kelas untuk melakukan observasi langsung mulai dari kegiatan pendahuluan, inti, hingga penutup. Pendampingan ini menjadi ruang reflektif bagi guru untuk melihat implementasi rancangan yang telah disusun sekaligus menerima masukan konstruktif demi peningkatan kualitas pembelajaran.
Dalam praktiknya, sejumlah guru telah menunjukkan upaya konkret dalam mengintegrasikan pembelajaran aktif dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di kelas. Tim PkM memberikan apresiasi atas langkah tersebut sekaligus mendorong konsistensi penerapan pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif siswa.
Di akhir rangkaian kegiatan, dilaksanakan sesi refleksi bersama antara tim PkM dan para guru. Refleksi ini menjadi momentum evaluasi diri, baik dalam aspek perencanaan maupun pelaksanaan pembelajaran. Guru didorong untuk menyusun rencana tindak lanjut sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
Penutupan kegiatan ditandai dengan refleksi bersama Wakil Mudir II Pondok Modern Muhammadiyah Pakusari. Dalam diskusi tersebut mengemuka pentingnya penyusunan sistematika rancangan pembelajaran khas lembaga yang dapat menjadi pedoman bersama seluruh guru. Selain itu, dibutuhkan pendampingan intensif bagi guru muda atau guru pengabdian sebelum terjun langsung mengajar di kelas.
Tags : Berita Pengabdian


Posting Komentar