Gebrakan Mahasiswa Ners Unmuh Jember! Jus Buah Naga Tomat r Lawan Diabetes di Nogosari
Inovasi sederhana namun berdampak nyata ditunjukkan Mahasiswa Profesi Ners A16 Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Jember dalam membantu menekan risiko Diabetes Mellitus (DM) di masyarakat. Melalui program Edukasi SEHATI (Sehat, Aman, Terkendali), mahasiswa menghadirkan edukasi komprehensif tentang diabetes yang dipadukan dengan demonstrasi pembuatan jus buah naga dan tomat sebagai alternatif minuman sehat penunjang pengendalian gula darah.
Kegiatan implementasi keperawatan komunitas ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 16.00 WIB di Dusun Gumuksari, Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Program yang digagas Kelompok 4B Stase Keperawatan Komunitas tersebut menyasar 15 anggota Karang Werdha Anggrek Desa Nogosari.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam mengendalikan kadar gula darah melalui pendekatan promotif dan preventif. Mahasiswa memberikan edukasi mulai dari pengertian Diabetes Mellitus, faktor risiko, tanda dan gejala, hingga potensi komplikasi seperti gangguan penglihatan, penyakit jantung, gagal ginjal, dan luka kronis akibat kadar gula darah yang tidak terkontrol.
Materi disampaikan secara interaktif dan komunikatif agar mudah dipahami peserta. Para lansia diajak berdiskusi mengenai kebiasaan makan sehari-hari, pentingnya membatasi asupan gula sederhana, serta menjaga keseimbangan antara pola makan dan aktivitas fisik.
Usai sesi edukasi, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan demonstrasi pembuatan jus buah naga dan tomat. Kedua bahan tersebut dipilih karena mudah diperoleh di lingkungan sekitar serta mengandung serat dan antioksidan yang berpotensi membantu menjaga kestabilan kadar gula darah apabila dikonsumsi secara tepat dan seimbang. Demonstrasi ini menjadi bentuk pendekatan praktis agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan yang bisa langsung diterapkan di rumah.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para lansia mengikuti uji coba minum jus bersama, sekaligus berdiskusi mengenai pola konsumsi yang aman, pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, dan kontrol gula darah secara berkala.
Ibu Tutik Eko selaku Koordinator Karang Werdha Anggrek menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi yang diberikan sangat membantu anggota dalam memahami cara sederhana mengelola diabetes. Salah satu peserta juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru tentang langkah praktis menjaga kesehatan di usia lanjut.
Melalui Edukasi SEHATI, mahasiswa Profesi Ners FIKES Unmuh Jember berharap para lansia semakin mandiri dalam mengelola Diabetes Mellitus sehingga risiko komplikasi dapat ditekan dan kualitas hidup tetap terjaga. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa intervensi kesehatan berbasis komunitas yang sederhana, kontekstual, dan aplikatif mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Tags : Berita Pengabdian


Posting Komentar