Minggu, 15 Februari 2026

Mesin Pencacah Hijauan Dihadirkan, Dosen Unmuh Jember Perkuat Kemandirian Ekonomi Hijau PRA Karangtengah

Upaya memperkuat ketahanan ekonomi berbasis komunitas terus dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember). Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada Minggu (01/2/2026), tim dosen Unmuh Jember menghadirkan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah hijauan bagi Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Karangtengah. Program ini tidak hanya menghadirkan alat, tetapi juga membangun sistem pengelolaan pakan ternak yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi hijau. 

Program ini dilatarbelakangi oleh potensi sumber daya hayati yang melimpah di wilayah Karangtengah, seperti rumput, daun, dan limbah organik dari kebun dan pekarangan warga. Selama ini, bahan-bahan tersebut belum dimanfaatkan secara optimal, sementara sebagian besar masyarakat memelihara ternak seperti kambing dan sapi sebagai sumber pendapatan tambahan. Namun, proses penyediaan pakan masih dilakukan secara manual, sehingga kurang efisien, memakan waktu, dan berdampak pada rendahnya produktivitas ternak. 

Menjawab tantangan tersebut, tim dosen Unmuh Jember menghadirkan mesin pencacah hijauan yang mampu memotong pakan ternak dengan ukuran seragam, sehingga lebih mudah dikonsumsi dan mengurangi limbah. Mesin ini juga memungkinkan pengolahan pakan menjadi silase atau pakan fermentasi, yang dapat disimpan untuk menjaga ketersediaan pakan, terutama saat musim kemarau. 

Ketua tim pengabdian, Hadi Jatmiko, S.ST.Par., M.Si., menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk memberikan solusi teknis, tetapi juga memperkuat kapasitas kelembagaan masyarakat. “Kami tidak sekadar menyerahkan alat, tetapi juga membekali kader ‘Aisyiyah dengan pelatihan operasional, perawatan mesin, keselamatan kerja, serta manajemen kelompok agar teknologi ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selain pelatihan teknis, anggota PRA Karangtengah juga mendapatkan pendampingan dalam aspek manajemen usaha, termasuk penyusunan standar operasional prosedur (SOP), pencatatan logbook produksi, serta penerapan sistem iuran kelompok untuk mendukung perawatan mesin. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan pakan ternak yang lebih terorganisir dan berkelanjutan. 

Program ini turut melibatkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember yang berperan dalam kegiatan survei lapangan, pendampingan pelatihan, dokumentasi, serta monitoring pelaksanaan program. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang memberikan pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat. 

Lebih dari sekadar peningkatan produktivitas peternakan, program ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi hijau berbasis komunitas. Dengan memanfaatkan limbah organik sebagai bahan pakan dan menerapkan sistem produksi yang efisien, PRA Karangtengah diharapkan mampu mengembangkan model usaha yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya. 

Keberhasilan pelaksanaan program ini menjadi bukti nyata kontribusi Universitas Muhammadiyah Jember dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi masyarakat, Unmuh Jember terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang tidak hanya berdampak secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect