Kreatif dan Bernilai: Mahasiswa KKN RPL PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember Ajak Wali Murid KB Griya Ananda Malang Sulap Tutup Botol Jadi Gantungan Kunci
Mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomi menjadi fokus kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan mahasiswa RPL PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember di KB Griya Ananda Malang. Kegiatan ini menghadirkan edukasi kreatif dengan mengubah sampah tutup botol plastik menjadi gantungan kunci aneka bentuk yang menarik, disukai anak-anak, serta memiliki nilai jual.
Mahasiswa KKN bernama
Sasril Mareta menginisiasi kegiatan ini dengan melibatkan para ibu wali murid
dalam proses pembuatan kerajinan daur ulang tersebut. Program ini bertujuan
untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, mengenai
pentingnya pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga.
Kegiatan diawali
dengan pemaparan materi mengenai pengertian sampah serta kondisi sampah di
Indonesia yang semakin memerlukan perhatian serius. Dalam penyampaiannya,
Sasril menekankan bahwa pengelolaan sampah dari rumah memiliki dampak besar
terhadap kebersihan lingkungan.
“Edukasi tentang
pengolahan sampah sangat penting terutama untuk para ibu rumah tangga, karena
mereka memiliki peran utama dalam mengatur aktivitas rumah tangga sehari-hari,”
ujar Sasril.
Setelah sesi edukasi,
kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung membuat gantungan kunci dari tutup
botol plastik bekas. Proses pembuatannya dimulai dengan memotong tutup botol
menjadi bagian kecil, kemudian bahan tersebut dilelehkan menggunakan setrika
yang dialasi baking paper. Setelah melebur, bahan dibentuk menggunakan
cetakan dengan berbagai model menarik, seperti bentuk hewan laut dan karakter
lucu lainnya.
Hasil akhirnya berupa
gantungan kunci unik yang menarik, lucu, dan memiliki nilai ekonomi. Produk ini
tidak hanya menjadi kerajinan sederhana, tetapi juga berpotensi menjadi peluang
usaha rumahan berbasis daur ulang.
Kegiatan ini mendapat
sambutan hangat dari para ibu wali murid yang hadir. Mereka tampak antusias
mengikuti setiap tahapan dan merasa kagum melihat hasil akhir dari bahan yang
sebelumnya dianggap sebagai sampah tidak berguna.
“Pembuatannya sangat
menarik ya, ternyata yang bagi kita sampah bisa dijadikan sesuatu yang lucu,”
ujar Ellis, salah satu wali murid KB Griya Ananda Malang.
Melalui kegiatan ini,
para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga pemahaman
bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.
Edukasi ini diharapkan dapat mendorong kebiasaan pengelolaan sampah sejak dari
rumah sekaligus membuka peluang usaha kreatif berbasis daur ulang di lingkungan
keluarga.
Program ini menjadi
bukti bahwa langkah sederhana dari rumah dapat memberikan dampak besar bagi
lingkungan, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan jiwa wirausaha masyarakat.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar