Kamis, 30 April 2026

Kreatif dan Bernilai: Mahasiswa KKN RPL PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember Ajak Wali Murid KB Griya Ananda Malang Sulap Tutup Botol Jadi Gantungan Kunci

Mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomi menjadi fokus kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan mahasiswa RPL PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember di KB Griya Ananda Malang. Kegiatan ini menghadirkan edukasi kreatif dengan mengubah sampah tutup botol plastik menjadi gantungan kunci aneka bentuk yang menarik, disukai anak-anak, serta memiliki nilai jual.

Mahasiswa KKN bernama Sasril Mareta menginisiasi kegiatan ini dengan melibatkan para ibu wali murid dalam proses pembuatan kerajinan daur ulang tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari lingkungan rumah tangga.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian sampah serta kondisi sampah di Indonesia yang semakin memerlukan perhatian serius. Dalam penyampaiannya, Sasril menekankan bahwa pengelolaan sampah dari rumah memiliki dampak besar terhadap kebersihan lingkungan.

“Edukasi tentang pengolahan sampah sangat penting terutama untuk para ibu rumah tangga, karena mereka memiliki peran utama dalam mengatur aktivitas rumah tangga sehari-hari,” ujar Sasril.

Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung membuat gantungan kunci dari tutup botol plastik bekas. Proses pembuatannya dimulai dengan memotong tutup botol menjadi bagian kecil, kemudian bahan tersebut dilelehkan menggunakan setrika yang dialasi baking paper. Setelah melebur, bahan dibentuk menggunakan cetakan dengan berbagai model menarik, seperti bentuk hewan laut dan karakter lucu lainnya.

Hasil akhirnya berupa gantungan kunci unik yang menarik, lucu, dan memiliki nilai ekonomi. Produk ini tidak hanya menjadi kerajinan sederhana, tetapi juga berpotensi menjadi peluang usaha rumahan berbasis daur ulang.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para ibu wali murid yang hadir. Mereka tampak antusias mengikuti setiap tahapan dan merasa kagum melihat hasil akhir dari bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sampah tidak berguna.

“Pembuatannya sangat menarik ya, ternyata yang bagi kita sampah bisa dijadikan sesuatu yang lucu,” ujar Ellis, salah satu wali murid KB Griya Ananda Malang.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga pemahaman bahwa sampah dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong kebiasaan pengelolaan sampah sejak dari rumah sekaligus membuka peluang usaha kreatif berbasis daur ulang di lingkungan keluarga.

Program ini menjadi bukti bahwa langkah sederhana dari rumah dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan, sekaligus menumbuhkan kreativitas dan jiwa wirausaha masyarakat.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect