Mahasiswa KKN Unmuh Jember Gelar Parenting di TK Aisyiyah Besuki: Bahas Pola Asuh dan Tes STIFIn Bersama Ustadz Lukman
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember) menggelar kegiatan edukasi parenting bagi para orang tua dan wali murid di TK Aisyiyah Kecamatan Besuki. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru mengenai pentingnya memahami karakter, pola asuh, serta potensi anak sejak usia dini.
Acara berlangsung dengan khidmat dan
interaktif serta menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang
pengembangan diri dan psikologi anak, yaitu Ustadz Lukman. Dalam kesempatan
tersebut, beliau membagikan ilmu tentang strategi pola asuh yang tepat sekaligus
memperkenalkan metode Tes STIFIn sebagai alat untuk mengenali potensi genetik
anak.
Dalam pemaparannya, Ustadz Lukman
menjelaskan bahwa setiap anak terlahir dengan keunikan dan bakat masing-masing.
Menurutnya, konsep parenting yang baik bukanlah memaksakan kehendak orang tua,
melainkan mengarahkan anak sesuai dengan kemampuan alami dan karakter yang
dimilikinya.
“Orang tua sering kali kebingungan
saat mendidik anak. Padahal, jika kita mengetahui cara kerja otak dan dominasi
kecerdasan anak, proses mendidik akan menjadi jauh lebih mudah dan
menyenangkan,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, beliau juga
memperkenalkan Tes STIFIn, yaitu metode biometrik yang digunakan untuk membaca
pola sidik jari guna mengetahui mesin kecerdasan dominan seseorang. STIFIn
merupakan singkatan dari lima tipe kecerdasan utama, yaitu Sensing, Thinking,
Intuiting, Feeling, dan Insting.
Tes ini dilakukan melalui pemindaian
sepuluh sidik jari yang hanya membutuhkan waktu singkat. Hasilnya akan
menunjukkan tipe kecerdasan dominan seseorang yang kemudian dapat menjadi
panduan dalam menentukan gaya belajar, komunikasi, bakat, hingga arah pendidikan
dan karier di masa depan.
Lima tipe kecerdasan tersebut
memiliki karakteristik yang berbeda. Sensing dikenal teliti dan praktis,
Thinking lebih logis dan analitis, Intuiting kreatif dan visioner, Feeling
memiliki empati tinggi dan kemampuan sosial yang baik, sedangkan Insting cenderung
spontan, fleksibel, dan cepat beradaptasi.
Melalui pemahaman ini, orang tua
dapat lebih mudah menentukan cara mendampingi anak sesuai dengan potensi
alaminya, baik dalam proses belajar di rumah maupun dalam pengembangan bakat.
Sebagai bentuk layanan lanjutan,
Ustadz Lukman juga membuka kesempatan khusus bagi wali murid TK Aisyiyah Besuki
untuk melakukan pengecekan sidik jari secara langsung setelah acara selesai.
Pada kesempatan tersebut, diberikan harga promo khusus sebesar Rp275.000 per
anak.
“Kami ingin membantu orang tua
mengenal anaknya lebih dalam. Karena itu, kami membuka pendaftaran langsung
hari ini dengan harga khusus yang lebih terjangkau,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang
sangat positif dari para wali murid. Mereka merasa terbantu dengan materi
parenting yang disampaikan serta antusias terhadap layanan Tes STIFIn yang
dinilai bermanfaat untuk masa depan pendidikan anak-anak mereka.
Ketua panitia dari tim KKN UM Jember
menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, narasumber, dan seluruh orang tua
yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini dapat
menjadi jembatan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas,
berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya
jawab yang berlangsung hangat, dilanjutkan dengan pendaftaran layanan cek sidik
jari secara langsung. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi
mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember dalam mendukung pendidikan
keluarga dan penguatan pola asuh yang tepat sejak usia dini.
Tags : Berita KKN Pengabdian


Posting Komentar