Rabu, 29 April 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Gelar Parenting di TK Aisyiyah Besuki: Bahas Pola Asuh dan Tes STIFIn Bersama Ustadz Lukman

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember) menggelar kegiatan edukasi parenting bagi para orang tua dan wali murid di TK Aisyiyah Kecamatan Besuki. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru mengenai pentingnya memahami karakter, pola asuh, serta potensi anak sejak usia dini.

Acara berlangsung dengan khidmat dan interaktif serta menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang pengembangan diri dan psikologi anak, yaitu Ustadz Lukman. Dalam kesempatan tersebut, beliau membagikan ilmu tentang strategi pola asuh yang tepat sekaligus memperkenalkan metode Tes STIFIn sebagai alat untuk mengenali potensi genetik anak.

Dalam pemaparannya, Ustadz Lukman menjelaskan bahwa setiap anak terlahir dengan keunikan dan bakat masing-masing. Menurutnya, konsep parenting yang baik bukanlah memaksakan kehendak orang tua, melainkan mengarahkan anak sesuai dengan kemampuan alami dan karakter yang dimilikinya.

“Orang tua sering kali kebingungan saat mendidik anak. Padahal, jika kita mengetahui cara kerja otak dan dominasi kecerdasan anak, proses mendidik akan menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, beliau juga memperkenalkan Tes STIFIn, yaitu metode biometrik yang digunakan untuk membaca pola sidik jari guna mengetahui mesin kecerdasan dominan seseorang. STIFIn merupakan singkatan dari lima tipe kecerdasan utama, yaitu Sensing, Thinking, Intuiting, Feeling, dan Insting.

Tes ini dilakukan melalui pemindaian sepuluh sidik jari yang hanya membutuhkan waktu singkat. Hasilnya akan menunjukkan tipe kecerdasan dominan seseorang yang kemudian dapat menjadi panduan dalam menentukan gaya belajar, komunikasi, bakat, hingga arah pendidikan dan karier di masa depan.

Lima tipe kecerdasan tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. Sensing dikenal teliti dan praktis, Thinking lebih logis dan analitis, Intuiting kreatif dan visioner, Feeling memiliki empati tinggi dan kemampuan sosial yang baik, sedangkan Insting cenderung spontan, fleksibel, dan cepat beradaptasi.

Melalui pemahaman ini, orang tua dapat lebih mudah menentukan cara mendampingi anak sesuai dengan potensi alaminya, baik dalam proses belajar di rumah maupun dalam pengembangan bakat.

Sebagai bentuk layanan lanjutan, Ustadz Lukman juga membuka kesempatan khusus bagi wali murid TK Aisyiyah Besuki untuk melakukan pengecekan sidik jari secara langsung setelah acara selesai. Pada kesempatan tersebut, diberikan harga promo khusus sebesar Rp275.000 per anak.

“Kami ingin membantu orang tua mengenal anaknya lebih dalam. Karena itu, kami membuka pendaftaran langsung hari ini dengan harga khusus yang lebih terjangkau,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para wali murid. Mereka merasa terbantu dengan materi parenting yang disampaikan serta antusias terhadap layanan Tes STIFIn yang dinilai bermanfaat untuk masa depan pendidikan anak-anak mereka.

Ketua panitia dari tim KKN UM Jember menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, narasumber, dan seluruh orang tua yang telah hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi terbaiknya,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, dilanjutkan dengan pendaftaran layanan cek sidik jari secara langsung. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember dalam mendukung pendidikan keluarga dan penguatan pola asuh yang tepat sejak usia dini.

  

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect