Kamis, 09 April 2026

Riset Unmuh Jember Ungkap Strategi UMKM Café Lebih Kompetitif di Tengah Persaingan

Persaingan usaha café di Kabupaten Jember kian kompetitif. Tidak hanya mengandalkan rasa makanan dan minuman, pelaku usaha kini dituntut mampu menghadirkan pelayanan prima, kenyamanan, serta citra usaha yang kuat di mata pelanggan.

Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti dari Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) mengungkap strategi kunci yang dapat meningkatkan daya saing UMKM café melalui pendekatan berbasis data.

Penelitian yang dilaksanakan pada 8 Desember 2025 hingga 10 Februari 2026 di Café Pusparasa Jember ini dipimpin oleh Retno Murwanti, S.TP., M.P., dengan anggota Atok Ainur Ridho, S.P., M.P., serta dua mahasiswa, Moh. Barkah Ulul Albab dan Imelita Nasya Diantha.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan UMKM café dipengaruhi oleh empat faktor utama, yakni kualitas pelayanan, pengelolaan bisnis, citra merek, dan efisiensi operasional.

Dari keempat faktor tersebut, kualitas pelayanan menjadi aspek paling dominan. Pelayanan yang ramah, cepat, dan konsisten terbukti mampu meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus mendorong mereka untuk kembali berkunjung.

Selain itu, pengelolaan bisnis yang baik juga berperan penting. Pencatatan keuangan yang rapi, pengaturan karyawan yang efektif, serta manajemen operasional yang tertata memberikan dampak langsung terhadap pengalaman pelanggan.

Dalam aspek pemasaran, citra merek (branding) menjadi faktor yang tidak kalah penting. Café yang memiliki identitas unik, suasana nyaman, serta cerita yang kuat, misalnya dengan mengangkat potensi local cenderung lebih mudah diingat dan dipilih oleh pelanggan.

Sementara itu, efisiensi operasional turut menjadi penentu kepuasan. Pelanggan menginginkan pelayanan yang cepat dan tepat, sehingga kemampuan café dalam mengelola waktu penyajian menjadi nilai tambah dalam persaingan.

Ketua tim peneliti, Retno Murwanti, menjelaskan bahwa hasil penelitian ini memberikan pesan sederhana namun strategis bagi pelaku UMKM café.

“Pelaku usaha dapat memulai dari hal yang paling mendasar, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan, merapikan pengelolaan usaha, membangun identitas yang kuat, serta memastikan operasional berjalan efisien. Langkah-langkah ini tidak harus mahal, tetapi membutuhkan konsistensi,” ujarnya.

Lebih lanjut, penelitian ini juga menegaskan pentingnya pendekatan berbasis data dalam pengembangan usaha. UMKM tidak lagi cukup mengandalkan intuisi, tetapi perlu memahami perilaku dan kebutuhan pelanggan secara lebih sistematis.

Melalui temuan ini, diharapkan pelaku UMKM café di Jember maupun daerah lain dapat meningkatkan daya saing usahanya. Dengan strategi yang tepat, UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan berkontribusi dalam memperkuat ekonomi lokal.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect