Senin, 04 Mei 2026

Mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember Gelar Edukasi dan Aksi Bersih Lingkungan Cegah Demam Berdarah di Desa Truni

Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digalakkan melalui berbagai kegiatan edukatif di masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember yang melaksanakan program penyuluhan dan aksi peduli lingkungan di TK Purnama, Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini menyasar wali murid sebagai sasaran utama edukasi, mengingat peran keluarga sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah dan mencegah berkembangnya nyamuk penyebab demam berdarah.

Dalam penyuluhan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai bahaya Demam Berdarah Dengue, gejala yang perlu diwaspadai, serta cara penularannya melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh para peserta.

Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah melalui gerakan 3M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Mahasiswa KKN menekankan bahwa upaya pencegahan lebih efektif dilakukan secara bersama-sama dan dimulai dari lingkungan keluarga. Dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar, risiko penyebaran DBD dapat ditekan secara signifikan.

Selain kegiatan penyuluhan kepada wali murid, mahasiswa KKN juga mengajak para siswa TK Purnama untuk berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Anak-anak diajak memungut sampah, membersihkan halaman sekolah, serta mengenali pentingnya menjaga kebersihan sejak usia dini.

Kegiatan ini dikemas secara menyenangkan dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui pendekatan tersebut, siswa tidak hanya belajar tentang kebersihan lingkungan, tetapi juga mulai dibiasakan untuk hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Desa Truni sendiri dikenal sebagai wilayah yang memiliki potensi tinggi terhadap perkembangan nyamuk penyebab demam berdarah. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis desa yang dikelilingi bekas aliran Sungai Bengawan Solo, sehingga banyak ditemukan genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Kondisi tersebut menjadi alasan utama mahasiswa KKN menghadirkan program yang bersifat preventif dan berkelanjutan. Edukasi kesehatan lingkungan dinilai menjadi langkah penting dalam memutus rantai penyebaran penyakit di masyarakat.

Antusiasme wali murid dan siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para peserta aktif mengikuti penyuluhan, berdiskusi, serta terlibat langsung dalam aksi kebersihan lingkungan sekolah.

Mahasiswa KKN berharap melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, khususnya dalam mencegah penyebaran penyakit demam berdarah yang masih menjadi ancaman di berbagai daerah.

Dengan adanya program edukasi dan aksi nyata ini, diharapkan masyarakat Desa Truni dapat terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman Demam Berdarah Dengue.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect