Rabu, 17 Juni 2026

Dari Ruang Kelas ke Masyarakat, Mahasiswa Unmuh Jember Kenalkan Nilai Kearifan Lokal di SMP Adz Dzikir

Pembelajaran di perguruan tinggi tidak berhenti di ruang kelas. Sebagai bentuk implementasi luaran mata kuliah, dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pelestarian Tradisi Lokal sebagai Media Edukasi Penguatan Karakter Generasi Muda” di SMP Adz Dzikir, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Mata Kuliah Kearifan Lokal Pendalungan dan Budaya Pendalungan yang diampu oleh Dr. Dzarna, M.Pd. Bersama mahasiswa, ia mengajak para guru untuk memahami pentingnya pelestarian tradisi lokal sebagai bagian dari identitas budaya sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda.

Ketua tim pengabdian, Dr. Dzarna, M.Pd., menjelaskan bahwa tradisi lokal tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya yang perlu dijaga keberlangsungannya, tetapi juga mengandung berbagai nilai luhur yang relevan dengan kehidupan masa kini.

“Melalui tradisi lokal, generasi muda dapat belajar tentang gotong royong, tanggung jawab, kerja sama, toleransi, disiplin, hingga rasa hormat kepada sesama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus diwariskan di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta refleksi bersama mengenai berbagai tradisi yang masih hidup dan berkembang di masyarakat Jember. Para peserta diajak mengenali bentuk-bentuk kearifan lokal sekaligus memahami makna yang terkandung di dalamnya sebagai modal pembentukan karakter.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berbagi pengalaman mengenai tradisi yang masih dijalankan di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar. Diskusi yang berlangsung menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki ruang penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Pihak SMP Adz Dzikir menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurut mereka, penguatan nilai-nilai budaya lokal sangat relevan dengan upaya sekolah dalam membangun karakter peserta didik yang berakhlak mulia, berbudaya, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya.

Selain menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga menunjukkan bagaimana hasil pembelajaran di perguruan tinggi dapat diimplementasikan secara nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui sinergi antara kampus dan sekolah, nilai-nilai kearifan lokal diharapkan terus hidup dan menjadi bagian dari pendidikan karakter generasi muda.

Ke depan, tim pengabdian berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan sehingga pelestarian budaya lokal tidak hanya menjadi upaya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif dalam membentuk generasi yang berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect