Rabu, 01 Juli 2026

Dari Ruang Kuliah ke Aksi Nyata: Mahasiswa Unmuh Jember Serukan Perlawanan terhadap Korupsi dan NAPZA

Korupsi dan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) bukan lagi sekadar isu nasional, tetapi telah menjadi ancaman nyata yang perlu dihadapi sejak di lingkungan kampus. Kesadaran itulah yang muncul dari mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan, Teknik Kimia, dan Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Jember melalui kegiatan wawancara dan diskusi dalam mata kuliah Pendidikan Antikorupsi dan NAPZA.

Kegiatan yang berada di bawah bimbingan Rohimatus Shofiyah, S.Si., M.Si. dan Miftahul Huda, S.H., M.K.N. tersebut menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa untuk memahami bahwa membangun integritas dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

Dalam diskusi, mahasiswa menegaskan bahwa korupsi tidak selalu identik dengan penyalahgunaan anggaran negara atau jabatan publik. Perilaku tidak jujur di lingkungan akademik, seperti menyontek saat ujian, titip absen, hingga menggunakan fasilitas kampus tanpa izin, juga merupakan bentuk penyimpangan integritas.

"Korupsi itu bukan cuma soal uang negara. Menyontek waktu ujian, titip absen, atau memakai fasilitas kampus tanpa izin juga bentuk korupsi kecil yang sering kita abaikan," ungkap salah seorang mahasiswa.

Menurut mereka, korupsi merupakan penyalahgunaan kepercayaan maupun kewenangan demi kepentingan pribadi. Oleh karena itu, upaya pemberantasannya tidak cukup hanya mengandalkan lembaga penegak hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran setiap individu untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab.

"Pendidikan antikorupsi bukan hanya soal memahami aturan hukum, tetapi membangun karakter yang jujur, disiplin, dan berintegritas sejak masih menjadi mahasiswa," ujar peserta lainnya.

Selain membahas korupsi, mahasiswa juga menyoroti berbagai bentuk penyalahgunaan NAPZA yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Salah satu perhatian mereka adalah meningkatnya penggunaan rokok elektronik atau vape yang masih sering dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional.

"Banyak yang mengira vape itu aman karena tidak ada asap. Padahal nikotin tetap masuk ke tubuh, bahkan kadar nikotin dalam beberapa pods bisa jauh lebih tinggi daripada rokok biasa," jelas salah seorang mahasiswa.

Mahasiswa juga menyinggung fenomena penyalahgunaan zat tertentu untuk memperoleh efek euforia, termasuk konsumsi alkohol yang kerap dibungkus dengan alasan pergaulan. Padahal, penyalahgunaan zat-zat tersebut berpotensi menyebabkan ketergantungan, gangguan kesehatan, hingga memengaruhi perilaku sosial seseorang.

Mereka menilai kampus memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan melalui edukasi, penyediaan layanan konseling, serta penerapan kawasan bebas rokok. Di sisi lain, kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) juga dipandang penting dalam mendukung edukasi, rehabilitasi, dan penegakan hukum.

"Lingkungan sangat menentukan. Kalau pergaulan kita sehat dan positif, godaan untuk mencoba NAPZA pun jauh lebih kecil," kata salah satu peserta.

Diskusi tersebut juga mengangkat pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun budaya antikorupsi dan kehidupan yang bebas NAPZA. Mahasiswa memahami bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) bukan sekadar angka, melainkan cerminan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap integritas suatu bangsa.

Bagi mereka, perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Menolak menyontek, berani berkata jujur, menghindari penyalahgunaan zat adiktif, hingga melaporkan pelanggaran merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun budaya integritas.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis dari perkuliahan, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk menjadi generasi yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Semangat tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi dalam menciptakan masyarakat yang bebas dari korupsi dan penyalahgunaan NAPZA di masa depan.

  

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect