Jumat, 11 September 2026

Siap Buka Fakultas Kedokteran, Unmuh Jember Gandeng RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso

Langkah besar diambil oleh Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dalam mewujudkan berdirinya Fakultas Kedokteran. Pada Jumat (11/9/2026), Unmuh Jember resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerja Sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Koesnadi Bondowoso.  

Penandatanganan kesepakatan tentang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi Program Pendidikan dan Profesi Kedokteran ini dilangsungkan di Aula Puspa Indah RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., bersama dengan Direktur RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna Adryanto, Sp.P., FISR..  

Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kolaborasi yang telah dipersiapkan secara matang ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak krusial dalam persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran Unmuh Jember. Pihaknya berupaya bergerak cepat demi mengantisipasi adanya wacana moratorium pembukaan program studi kedokteran di akhir tahun.

"Kerja sama ini sangat kami butuhkan untuk saling bahu-membahu mewujudkan Fakultas Kedokteran yang unggul." ungkap Dr. Hanafi.

Menyambut komitmen tersebut, Direktur RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, dr. Yus Priyatna Adryanto, Sp.P., FISR., menegaskan kesiapan institusinya untuk beralih status menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama bagi FK Unmuh Jember.


"Kami sudah memiliki fasilitas kelengkapan untuk semua stase pendidikan, termasuk forensik yang sudah ada di kami sendiri. Semoga proses penyusunan kurikulum lancar. Ke depannya, kami juga berharap kita sama-sama bergerak meningkatkan akreditasi, baik untuk fakultas maupun rumah sakit," ujar dr. Yus. 

Terkait detail ruang lingkup pembelajaran klinik yang disepakati, pihak rumah sakit akan memfasilitasi berbagai kebutuhan praktik peserta didik Unmuh Jember yang mencakup:  

  • Praktik Kedokteran dan Praktik Keperawatan, termasuk profesi Ners, keperawatan gawat darurat, kritis, hingga maternitas.  
  • Praktik Analisis Kesehatan di area Instalasi Laboratorium.  
  • Praktik Asuhan Kefarmasian pada Instalasi Farmasi dan Asuhan Gizi di Instalasi Gizi.  
  • Praktik Kesehatan Lingkungan, Perekaman Medis, serta Praktik Informasi dan Teknologi.  

Untuk menjamin mutu dan efektivitas pembelajaran klinik, Unmuh Jember dan RSUD dr. H. Koesnadi juga menyepakati pembatasan rasio pembimbingan. Dalam satu periode praktik, satu orang tenaga pembimbing klinis ditetapkan untuk membimbing maksimal lima orang peserta didik.

Sebagai institusi pendidikan yang mengedepankan etika dan kenyamanan belajar, Unmuh Jember mengapresiasi adanya komitmen "Anti Perundungan" yang dicantumkan secara khusus dalam perjanjian ini. Kesepakatan ini mewajibkan terciptanya lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan fisik maupun mental, lengkap dengan prosedur pelaporan yang aman, sanksi bagi pelaku, serta mekanisme dukungan bagi korban perundungan. Selain itu, jaminan perlindungan hukum juga diberikan kepada peserta didik selama masa pendidikan.  

Melalui sinergi berkelanjutan ini, Unmuh Jember optimistis dapat merealisasikan Fakultas Kedokteran yang unggul dan mencetak tenaga medis profesional untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect