Jumat, 23 Oktober 2026

IMM Unmuh Jember Turut Ikuti Aksi “Darurat Pendidikan”, Soroti 23 Ribu Anak Tidak Sekolah di Jember

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember turut mengikuti aksi demonstrasi bertajuk “Darurat Pendidikan Kabupaten Jember” bersama kader IMM se-Kabupaten Jember di Kantor DPRD Kabupaten Jember dan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Kamis (22/10/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan pendidikan sekaligus upaya mendorong pemerintah daerah agar lebih serius dalam menjamin pemenuhan hak pendidikan masyarakat.

Aksi diawali dari Unmuh Jember sebagai titik kumpul massa. Selanjutnya, para kader IMM bergerak menuju Kantor DPRD Kabupaten Jember sebelum melanjutkan penyampaian aspirasi ke Kantor Pemerintah Kabupaten Jember.

Dalam aksi tersebut, IMM menyoroti sejumlah persoalan pendidikan di Kabupaten Jember. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah angka anak tidak sekolah yang disebut mencapai sekitar 23.000 anak. Berdasarkan siaran pers IMM Jember, jumlah tersebut menempatkan Kabupaten Jember pada posisi tertinggi kedua di Jawa Timur.

Persoalan tersebut menjadi perhatian kader IMM, termasuk IMM Unmuh Jember, karena pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dipenuhi. Tingginya angka anak tidak sekolah dinilai membutuhkan penanganan yang lebih terarah melalui kebijakan yang konkret, dukungan anggaran yang memadai, serta pendampingan berkelanjutan bagi anak-anak yang mengalami hambatan untuk mengakses pendidikan.

Selain persoalan akses pendidikan, aksi tersebut turut menyoroti kualitas sarana dan prasarana sekolah, keamanan lingkungan pendidikan, kesejahteraan dan perlindungan guru, serta transparansi penyaluran beasiswa Pemerintah Kabupaten Jember.

IMM mendorong agar pemerintah daerah memastikan tersedianya fasilitas pendidikan yang layak, menciptakan lingkungan belajar yang aman, serta menjamin keterbukaan informasi dalam pelaksanaan program beasiswa. Dengan demikian, kebijakan pendidikan diharapkan dapat memberikan manfaat secara adil dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Dalam rangkaian aksi, massa IMM mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Jember dan meminta pimpinan serta anggota dewan untuk turut berjalan bersama menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Jember. Massa aksi kemudian diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Jember, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Berdasarkan siaran pers IMM Jember, Bupati Jember tidak menemui massa aksi.

Sampaikan Tujuh Tuntutan Pendidikan

Dalam aksi tersebut, IMM menyampaikan tujuh tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD Kabupaten Jember sebagai upaya mendorong perbaikan kebijakan pendidikan.

Tuntutan tersebut meliputi penyusunan Peraturan Daerah tentang Pengentasan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah; jaminan keamanan di seluruh lembaga pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat; peningkatan kesejahteraan dan perlindungan guru; peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan; transparansi dan keadilan penyaluran beasiswa pemerintah daerah; peningkatan rata-rata lama sekolah; serta pembentukan satuan tugas pengawalan pendidikan, khususnya Satgas Pengentasan Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Jember.

Melalui keterlibatan dalam aksi bersama IMM Jember, IMM Unmuh Jember turut mengambil bagian dalam menyuarakan persoalan pendidikan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah daerah. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi dorongan bagi lahirnya kebijakan yang lebih terukur, transparan, dan berpihak pada pemenuhan hak pendidikan masyarakat.

Keterlibatan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi publik juga menjadi bagian dari upaya mengawal kebijakan agar pelaksanaannya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. IMM berharap Pemerintah Kabupaten Jember dan DPRD Kabupaten Jember menindaklanjuti tuntutan tersebut melalui program yang jelas dan berkelanjutan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan.

Tags :

bm
Created by: SUKRON KASYIR

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect