Kamis, 22 Januari 2026

Faktor Kepuasan dan Loyalitas Konsumen E-Commerce Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Isu kepuasan dan loyalitas konsumen dalam transaksi e-commerce menjadi salah satu topik yang dibahas dalam kegiatan International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan mempertemukan akademisi dari Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University, Filipina.

Salah satu pemateri dalam forum ini adalah Risa M., dosen Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Jember, yang mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Determinants of Consumer Satisfaction and Loyalty in E-Commerce for Food and Beverage Products.” Penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen dalam penggunaan platform e-commerce, khususnya pada produk makanan dan minuman.

Dalam pemaparannya, Risa menjelaskan bahwa perkembangan e-commerce di Indonesia menjadi peluang besar bagi pelaku usaha, termasuk UMKM. Namun, pemanfaatan teknologi digital masih belum optimal, terutama karena keterbatasan literasi digital dan pemahaman teknologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendorong kepuasan dan loyalitas konsumen dalam berbelanja makanan dan minuman secara daring.

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Jember dengan menggunakan metode purposive sampling, melibatkan konsumen yang pernah melakukan pembelian produk makanan dan minuman melalui platform e-commerce. Analisis data menggunakan Rank Spearman Correlation untuk melihat hubungan antar variabel, mengingat karakteristik data yang berskala ordinal dan jumlah sampel yang terbatas.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa actual usage atau intensitas penggunaan aplikasi e-commerce menjadi faktor dengan korelasi paling kuat terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen. Konsumen cenderung sering membuka aplikasi e-commerce untuk sekadar menjelajah produk, mengikuti tren, hingga akhirnya melakukan pembelian. Kemudahan akses, fleksibilitas waktu, serta tampilan produk yang menarik menjadi pendorong utama perilaku tersebut.

Selain itu, faktor kemudahan penggunaan (perceived ease of use) juga berpengaruh signifikan terhadap niat konsumen dalam menggunakan e-commerce. Konsumen menilai aplikasi e-commerce mudah dipelajari, memiliki alur transaksi yang jelas, serta dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Kondisi ini mendorong konsumen untuk menjadikan e-commerce sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

Faktor harga turut menjadi pertimbangan penting. Konsumen menilai harga produk makanan dan minuman di e-commerce relatif rasional, termasuk biaya layanan, pajak, dan pengiriman. Persepsi harga yang wajar meningkatkan kenyamanan konsumen dan memperkuat keputusan pembelian. Selain itu, promosi, seperti diskon dan gratis ongkir, terbukti efektif dalam menarik perhatian konsumen serta mendorong loyalitas.

Aspek lain yang tidak kalah penting adalah keamanan kemasan, terutama untuk produk makanan dan minuman. Penelitian ini menemukan bahwa kualitas segel dan keamanan kemasan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen. Kemasan yang baik menjaga kualitas produk sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap penjual dan platform e-commerce.

Melalui penelitian ini, Risa menekankan pentingnya strategi visual yang menarik dalam pemasaran produk makanan dan minuman di e-commerce. Mengingat konsumen sering melakukan browsing sebelum membeli, tampilan visual dan informasi produk yang jelas menjadi kunci dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku UMKM, akademisi, serta pengembang platform e-commerce dalam memperkuat daya saing dan keberlanjutan bisnis digital.

Krisis Keuangan dan Perilaku Perusahaan Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bersama Cotabato State University Filipina menggelar International Research Dissemination bertajuk “GLOBAL MINDS AND SHARED DISCOVERIES: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026).

Salah satu materi yang dipresentasikan dalam forum ini disampaikan oleh Bayu Wijayantini, peneliti dari Universitas Muhammadiyah Jember, dengan judul “Crisis Exposure and Corporate Behaviour: A Panel Study of Financial Distress and Tax Avoidance in Indonesian Firms.” Materi ini mengangkat isu penting mengenai perilaku perusahaan di Indonesia ketika menghadapi tekanan krisis keuangan.

Dalam pemaparannya, Bayu menyoroti bagaimana kondisi financial distress atau kesulitan keuangan dapat memengaruhi keputusan strategis perusahaan, khususnya dalam praktik penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini menggunakan pendekatan panel study untuk menganalisis data perusahaan di Indonesia dalam periode tertentu, sehingga mampu memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika perilaku korporasi saat berada dalam situasi krisis.

Bayu menjelaskan bahwa paparan krisis tidak hanya berdampak pada kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga berimplikasi pada aspek tata kelola dan kepatuhan fiskal. Dalam kondisi tekanan ekonomi, perusahaan cenderung melakukan berbagai strategi untuk menjaga keberlangsungan usaha, termasuk optimalisasi beban pajak yang dalam batas tertentu berpotensi mengarah pada praktik penghindaran pajak.

Materi ini juga menekankan pentingnya peran regulator dan pemangku kebijakan dalam merancang sistem pengawasan yang adaptif terhadap kondisi krisis. Dengan memahami pola perilaku perusahaan saat menghadapi tekanan finansial, pemerintah dan otoritas terkait dapat merumuskan kebijakan pajak dan tata kelola yang lebih responsif serta berkeadilan.

Diskusi yang berlangsung dalam sesi ini mendapat perhatian dari peserta forum, terutama karena relevansinya dengan kondisi ekonomi global yang kerap mengalami ketidakstabilan. Kajian yang disampaikan Bayu tidak hanya memberikan kontribusi akademik, tetapi juga menawarkan perspektif praktis bagi dunia usaha dan pembuat kebijakan dalam menghadapi krisis ekonomi.

Melalui forum International Research Exchange ini, Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University menegaskan komitmen bersama dalam mendorong kolaborasi riset lintas negara. Pertukaran gagasan dan temuan ilmiah diharapkan mampu memperkaya khazanah keilmuan sekaligus memberikan dampak nyata bagi pengembangan kebijakan dan praktik profesional di tingkat nasional maupun internasional.

Green Intellectual Capital Jadi Sorotan dalam Forum Riset Internasional Unmuh Jember–Cotabato State University

Dalam rangkaian International Research Dissemination bertajuk “Global Minds and Shared Discoveries: The Cotabato State University and Universitas Muhammadiyah Jember International Research Exchange Forum”, Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan Dr. Astrid Maharani, S.E., M.Akun. sebagai salah satu presenter. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (21/1/2026) dan diikuti oleh akademisi dari Indonesia dan Filipina.

Pada forum riset internasional tersebut, Dr. Astrid Maharani memaparkan materi berjudul “How Green Intellectual Capital Creates Firm Value: Sustainability Performance as the Key Signalling Mechanism”. Penelitian ini mengkaji peran green intellectual capital dalam menciptakan nilai perusahaan dengan menjadikan kinerja keberlanjutan sebagai mekanisme sinyal utama bagi investor dan pemangku kepentingan.

Dalam pemaparannya, Dr. Astrid menjelaskan bahwa green intellectual capital terdiri dari tiga komponen utama, yakni green human capital, green structural capital, dan green relational capital. Ketiga aspek tersebut merepresentasikan kapasitas perusahaan dalam mengelola pengetahuan, sistem, serta hubungan eksternal yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan objek perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil riset menunjukkan bahwa green intellectual capital berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Namun, pengaruh tersebut menjadi lebih signifikan ketika dimediasi oleh kinerja keberlanjutan (sustainability performance), yang berfungsi sebagai sinyal kredibilitas perusahaan di mata investor.

Lebih lanjut, Dr. Astrid menegaskan bahwa di era ekonomi hijau, kinerja keberlanjutan tidak lagi sekadar pelengkap laporan perusahaan, melainkan telah menjadi indikator penting dalam pengambilan keputusan investasi. Perusahaan yang mampu mengelola pengetahuan hijau secara konsisten dinilai memiliki daya saing dan prospek jangka panjang yang lebih baik.

Materi yang disampaikan mendapat perhatian peserta forum karena relevansinya dengan isu global mengenai ESG (Environmental, Social, and Governance), ekonomi berkelanjutan, serta transformasi praktik bisnis ramah lingkungan. Diskusi interaktif yang berlangsung secara daring turut membuka peluang pengembangan riset kolaboratif lintas negara antara Universitas Muhammadiyah Jember dan Cotabato State University.

Melalui partisipasi aktif dalam forum ini, Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan perannya dalam kontribusi akademik internasional serta komitmennya dalam mendorong pengembangan riset yang mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.

Smash Day Badminton Championship 2026, Ilmu Komunikasi Unmuh Jember Hadirkan Duel Sengit Atlet Pelajar

Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jember sukses menggelar Smash Day Badminton Championship 2026, turnamen bulutangkis antar SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Jember, yang berlangsung selama dua hari pada (10–11/1/2026) di Lapangan 8 Tegal Besar, Kabupaten Jember.

Turnamen ini menjadi ajang adu kemampuan sekaligus silaturahmi bagi atlet-atlet muda pelajar di Jember. Sejak hari pertama, atmosfer pertandingan berlangsung sengit dengan berbagai momen smash cepat dan reli panjang yang memancing antusiasme penonton.

Ketua Panitia Smash Day Badminton Championship 2026, Yunita, menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya berorientasi pada pencarian juara, tetapi juga sebagai ruang pembinaan dan pertukaran pengalaman antar atlet pelajar.

“Turnamen ini bukan hanya soal prestasi dan gelar juara, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, adu keterampilan, serta sarana bertukar pengalaman bagi atlet pelajar di Kabupaten Jember,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dekan, Sekretaris Kaprodi Ilmu Komunikasi, serta dosen pembimbing kegiatan. Turnamen secara resmi dibuka oleh Dr. Juariyah, M.Si., selaku dosen pembimbing event. Pada edisi ini, kompetisi diikuti oleh sembilan tim yang bertanding pada kategori ganda putra.

Menurut Dr. Juariyah, turnamen ini juga menjadi sarana pembelajaran non-akademik yang penting bagi peserta.

“Ini bukan semata tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana melatih komunikasi tim, kerja sama, dan ketangguhan mental di lapangan,” jelasnya.

Puncak pertandingan terjadi pada babak final yang mempertemukan pasangan Faris Maulana Ishaq dan M. Faaiz Dliya Ulhaq (SMAN Kalisat/SMKN 2 Tanggul) melawan Aditya Daffa Pratama dan M.B. Rafael dari SMA Negeri 3 Jember. Laga berlangsung ketat hingga tiga gim dengan skor tipis 21–19, menyuguhkan duel sengit yang memikat penonton.

Pada akhirnya, pasangan Faris Maulana Ishaq dan M. Faaiz Dliya Ulhaq keluar sebagai Juara Pertama. Para pemenang memperoleh medali, sertifikat, serta uang pembinaan, yang diberikan kepada juara satu hingga tiga.

Kesuksesan Smash Day Badminton Championship 2026 turut didukung oleh berbagai sponsor dan media partner, di antaranya Photobooth Kosong Delapan Studio, Adi Banner, Dapur Sabrila, Cleo, serta PMB Unmuh Jember. Partisipasi aktif dari sekolah-sekolah juga menjadi faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember berharap turnamen serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan prestasi atlet bulutangkis pelajar di Kabupaten Jember.

Selasa, 20 Januari 2026

Mahasiswa PBSI Unmuh Jember Hidupkan Panggung Lewat Pementasan Drama Indonesia

Mahasiswa angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Jember menggelar pementasan Drama Indonesia pada Sabtu, (17/1/2026), bertempat di Gedung Ahmad Zainuri Unmuh Jember. Kegiatan yang berlangsung dari sore hingga malam hari ini merupakan tugas luaran sekaligus tugas akhir mata kuliah Drama Indonesia.

Dalam pementasan tersebut, mahasiswa menampilkan empat karya drama, yakni Askara, Kabayan, Gisaka, dan Unfinished Love. Seluruh mahasiswa angkatan 2024 terlibat secara aktif sebagai pemeran, sehingga setiap kelas berpartisipasi langsung di atas panggung dan menjadi bagian dari pertunjukan.

Pementasan drama ini digelar sebagai bentuk implementasi pembelajaran praktik yang telah ditempuh mahasiswa selama satu semester. Selain berperan sebagai aktor, mahasiswa juga terlibat dalam penataan panggung, pengelolaan properti, hingga pengaturan teknis pertunjukan. Keterlibatan menyeluruh tersebut mencerminkan kerja sama tim yang solid dan tanggung jawab bersama dalam menghadirkan pementasan yang terorganisir.

Empat drama yang dipentaskan mengusung tema dan alur cerita yang beragam. Askara menampilkan kisah beberapa tokoh dengan latar belakang dan permasalahan hidup yang berbeda-beda. Kabayan mengangkat cerita rakyat tentang pencarian jodoh dengan balutan humor khas. Gisaka bercerita tentang seorang pelukis yang tumbuh di lingkungan keluarga pebisnis, namun memilih jalan hidup yang berbeda dengan menekuni dunia seni. Sementara itu, Unfinished Love menggambarkan kisah percintaan remaja yang penuh konflik dan tanpa kepastian akhir.

Dosen pengampu mata kuliah Drama Indonesia, Dzarna, menjelaskan bahwa pementasan ini dirancang sebagai tugas akhir mata kuliah sekaligus sarana pengembangan bakat dan minat mahasiswa. Seluruh mahasiswa angkatan 2024 tampil sebagai pemeran agar mereka dapat merasakan pengalaman panggung secara langsung dan utuh.

Melalui pementasan ini, mahasiswa dilatih untuk mengasah kreativitas, kemampuan mengekspresikan diri secara artistik, keterampilan berkomunikasi, serta kerja sama tim. Pengalaman tampil di atas panggung juga menjadi bekal penting bagi mahasiswa, baik dalam konteks akademik maupun pengembangan diri di luar kampus.

Proses persiapan pementasan berlangsung selama beberapa minggu, dimulai dari pemilihan naskah, pendalaman karakter, latihan rutin, hingga pelaksanaan gladi bersih. Seluruh rangkaian kegiatan dikerjakan secara kolektif oleh mahasiswa, sehingga setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab yang sama.

Pementasan Drama Indonesia ini mendapat sambutan hangat dari penonton. Pertunjukan yang menampilkan seluruh mahasiswa angkatan 2024 sebagai pemeran dinilai mampu menghadirkan suasana panggung yang hidup, dinamis, dan komunikatif. Selain menjadi bentuk penilaian akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi mahasiswa dalam menyalurkan ide, emosi, dan kreativitas melalui seni pertunjukan.

Melalui pementasan ini, mahasiswa angkatan 2024 Universitas Muhammadiyah Jember membuktikan bahwa pembelajaran drama tidak hanya berhenti pada teori, tetapi diwujudkan dalam praktik nyata yang mengasah kompetensi, kreativitas, dan kerja sama secara menyeluruh.

Fakultas Psikologi Unmuh Jember Bekali Guru Keterampilan Konseling untuk Cegah Perilaku Berisiko Remaja

Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan kesehatan mental remaja melalui kegiatan Pelatihan Konseling bagi Guru dalam Pencegahan Perilaku Berisiko Remaja. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di SMA Muhammadiyah 1 Watukebo, Jember, dan diikuti oleh guru-guru Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) 1 Jember.

Kegiatan menghadirkan empat narasumber dari Fakultas Psikologi Unmuh Jember, yaitu Anggraeni Swastika Sari, S.Psi., M.Si. selaku ketua tim, Nuraini Kusumaningtyas, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Rya Wiyatfi Linsiya, S.Psi., M.A., Psikolog, serta Maulana Arif Muhibbin, S.Psi., M.Si. Materi pelatihan dirancang secara komprehensif melalui tiga sesi utama dan satu sesi praktik berupa role play konseling.

Materi pertama membahas etika konselor yang disampaikan oleh Maulana Arif Muhibbin, dilanjutkan dengan pemaparan konsep dasar konseling oleh Anggraeni Swastika Sari. Sesi berikutnya berfokus pada teknik micro skill konseling yang disampaikan oleh Rya Wiyatfi Linsiya. Rangkaian pelatihan ditutup dengan sesi praktik role play konseling yang dipandu oleh Nuraini Kusumaningtyas.

Pada sesi role play, peserta dibagi ke dalam kelompok kecil dengan pembagian peran sebagai konselor, konseli, dan observer. Setiap peserta secara bergantian menjalankan seluruh peran tersebut, sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mempraktikkan proses konseling, mengamati dinamika interaksi, serta memberikan umpan balik. Metode ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman praktis sekaligus kepercayaan diri guru dalam melakukan pendampingan terhadap siswa.

Sebagai bentuk evaluasi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test sebelum dan sesudah pelatihan. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan konseling yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

Ketua tim pengabdian, Anggraeni Swastika Sari, menjelaskan bahwa permasalahan remaja saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan akademik, konflik keluarga, krisis identitas, perundungan, hingga risiko perilaku menyimpang dan gangguan kesehatan mental. Kondisi tersebut menuntut keterlibatan lebih luas dari seluruh unsur pendidik di sekolah.

Menurutnya, peran konseling tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada guru BK. Guru mata pelajaran dan wali kelas yang memiliki intensitas interaksi lebih tinggi dengan siswa perlu dibekali keterampilan dasar konseling agar mampu melakukan pendampingan awal serta deteksi dini terhadap permasalahan siswa. Apabila permasalahan tidak dapat ditangani secara optimal di sekolah, maka diperlukan mekanisme rujukan kepada tenaga profesional seperti psikolog atau layanan kesehatan mental.

Salah satu peserta pelatihan, Anang Supriyadi, S.Pd., wali kelas X, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi para guru dalam mendampingi siswa. Pelatihan ini dinilai membantu guru dalam memahami cara mendengarkan siswa secara tepat serta memberikan respons yang sesuai sebelum melibatkan guru BK atau tenaga profesional.

Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi Unmuh Jember menegaskan perannya tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan keilmuan, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara psikologis. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara akademisi dan sekolah dalam upaya pencegahan perilaku berisiko serta penguatan kesehatan mental remaja.

 

 

Kamis, 15 Januari 2026

Unmuh Jember Berkolaborasi dengan PCA Sumbersari Cegah Stunting Berbasis Pemberdayaan Keluarga

 


Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta pola asuh dan lingkungan yang kurang mendukung, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Dampak stunting tidak hanya berpengaruh pada tinggi badan anak, tetapi juga berdampak jangka panjang terhadap perkembangan kognitif, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Kabupaten Jember tercatat sebesar 30,4 persen, tertinggi di Jawa Timur. Tingginya angka tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari rendahnya pemahaman keluarga tentang gizi seimbang, keterbatasan kemampuan deteksi dini di tingkat komunitas, hingga belum optimalnya sinergi antar elemen masyarakat dalam pendampingan keluarga berisiko stunting. Kondisi ini menuntut pendekatan yang tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif dan berbasis pemberdayaan keluarga.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Muhammadiyah Jember berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sumbersari dalam upaya pencegahan stunting berbasis komunitas. Kecamatan Sumbersari sebagai wilayah perkotaan dengan dinamika sosial yang tinggi turut menghadapi persoalan stunting, terutama pada keluarga muda, ibu hamil, dan balita dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Oleh karena itu, peran organisasi perempuan dinilai strategis dalam menjangkau keluarga secara langsung dan berkelanjutan.

Ketua hibah RisetMu, Dr. Ns. Awatiful Azza, M.Kep., Sp.Kep.Mat, menyampaikan bahwa permasalahan stunting membutuhkan penyelesaian melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat agar dapat diatasi secara lebih cepat dan berkelanjutan. Hal tersebut diperkuat oleh Cipto Susilo, anggota tim RisetMu, yang menegaskan bahwa keterlibatan akademisi dan organisasi perempuan ‘Aisyiyah dapat menjadi dukungan nyata bagi pemerintah daerah dalam percepatan penurunan stunting.

Penguatan peran ‘Aisyiyah melalui sinergi antar ranting menjadi strategi penting dalam pencegahan stunting di Jember. Melalui pendekatan berbasis keluarga dan komunitas, upaya deteksi dini, edukasi gizi, serta pendampingan tumbuh kembang anak diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Kader dan keluarga didorong untuk mampu melakukan deteksi dini secara mandiri, mulai dari pengukuran pertumbuhan, pemantauan gizi, hingga pemahaman faktor risiko stunting.

Rangkaian kegiatan kolaboratif ini telah dilaksanakan pada Minggu, 11 Januari 2026, bertempat di Padepokan Tapak Suci, Jalan Rotawu, Kabupaten Jember. Kegiatan meliputi pelatihan deteksi dini stunting, pengukuran antropometri balita, edukasi gizi seimbang berbasis pangan lokal, pendampingan keluarga berisiko stunting, serta penguatan peran kader sebagai agen edukasi kesehatan di lingkungan masing-masing.

Sebagai upaya meningkatkan pemenuhan gizi seimbang, tim pengabdian juga memberikan pelatihan pembuatan es krim ubi ungu sebagai camilan sehat alternatif untuk mencegah stunting pada balita. Kegiatan ini turut melibatkan dua mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan semester tujuh, Anis dan Anggi, sebagai bentuk integrasi peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

Melalui sinergi antar ranting dan kolaborasi dengan masyarakat, ‘Aisyiyah Sumbersari optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya di Kabupaten Jember. Para peserta mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan posyandu maupun kehidupan sehari-hari. Mereka berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga.

Melalui kegiatan ini, ‘Aisyiyah Sumbersari bersama Universitas Muhammadiyah Jember menegaskan komitmen untuk terus membumikan peran perempuan dalam pembangunan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting dan membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

Connect