Selasa, 03 November 2026

Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini, Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember Ajak Murid TK Dharma Wanita Bades Gemar Menabung


Menanamkan kebiasaan menabung sejak usia dini menjadi langkah sederhana dalam membentuk karakter hemat, disiplin, dan mandiri pada anak. Hal tersebut dilakukan Siti Urifah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), melalui kegiatan sosialisasi gemar menabung di TK Dharma Wanita Bades, Desa Bades, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 17 murid TK dan 17 wali murid. Sosialisasi dikemas melalui edukasi sederhana dan praktik membuat celengan agar anak-anak dapat mengenal kebiasaan menabung dengan cara yang menyenangkan.

Dalam penyampaian materi, Siti Urifah menjelaskan bahwa menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi juga menjadi sarana untuk mengajarkan anak hidup hemat, bersabar, bertanggung jawab, serta memahami penggunaan uang secara bijak. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter positif yang bermanfaat bagi kehidupan anak di masa mendatang.

Untuk memperkuat pemahaman, anak-anak diajak mengenal manfaat menabung melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik membuat celengan yang dapat digunakan untuk menyimpan uang saku. Melalui aktivitas tersebut, anak-anak memperoleh pengalaman langsung tentang pentingnya menyisihkan uang secara bertahap.

Tidak hanya melibatkan murid, kegiatan ini juga mengajak wali murid berperan aktif dalam membangun kebiasaan menabung di rumah. Orang tua didorong untuk memberikan contoh perilaku hemat, mendampingi anak menyisihkan uang saku, serta memberikan apresiasi atas usaha mereka dalam mengumpulkan tabungan.

“Menabung merupakan kebiasaan positif yang perlu dikenalkan sejak dini. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar menyisihkan uang dan memahami pentingnya hidup hemat dengan cara yang menyenangkan,” ujar Siti Urifah.

Kegiatan tersebut mendapat tanggapan positif dari para wali murid. Bunda Rohmah menyampaikan bahwa sosialisasi ini memberikan pembelajaran yang bermanfaat bagi anak.

“Gemar menabung mengajarkan anak lebih berhemat,” ungkap Bunda Rohmah.

Apresiasi serupa disampaikan Bunda Dewi. Ia menilai kegiatan tersebut menarik karena anak-anak tidak hanya mendapatkan penjelasan, tetapi juga langsung mempraktikkan kebiasaan menabung.

“Sangat luar biasa dan menarik, anak saya langsung memasukkan uang sakunya ke dalam celengan yang baru dibuat,” tutur Bunda Dewi.

Antusiasme anak-anak dan tanggapan positif wali murid menunjukkan bahwa pengenalan literasi keuangan sederhana dapat dilakukan melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pembuatan celengan menjadi salah satu media pembelajaran agar anak memahami bahwa uang dapat disimpan sedikit demi sedikit untuk memenuhi kebutuhan pada kemudian hari.

Melalui kegiatan ini, Siti Urifah berharap murid TK Dharma Wanita Bades dapat membiasakan diri menabung sejak usia dini dengan dukungan orang tua. Program tersebut juga diharapkan memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga dalam menanamkan karakter hemat, disiplin, serta bertanggung jawab.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember dalam mendukung pendidikan karakter dan pengenalan literasi keuangan sederhana bagi anak usia dini di lingkungan masyarakat Desa Bades.

Prodi Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Bersama Pusat Studi Desa dan LP2KA Dorong Digitalisasi Pelayanan Desa melalui Mal Desaku di Bondowoso


Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, bersama Pusat Studi Desa dan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Keuangan dan Aset (LP2KA) mendorong transformasi digital pelayanan publik melalui pengembangan inovasi aplikasi Mal Desaku di Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bondowoso ini menjadi bagian dari praktik mata kuliah sekaligus upaya pengembangan inovasi pelayanan publik berbasis digital. Dalam kolaborasi tersebut, LP2KA diwakili oleh Lutfi Ali Muharram, S.Si., M.Si.

Kegiatan ini dihadiri Asisten II Bidang Pemerintahan, jajaran DPMD Kabupaten Bondowoso, para camat, serta kepala desa dan perwakilan kelurahan yang menjadi sasaran awal penerapan aplikasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai aplikasi Mal Desa kepada jajaran pemerintah daerah dan pemerintah desa. Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai konsep, mekanisme, serta rencana penerapan aplikasi sebagai upaya mendukung digitalisasi pelayanan di tingkat desa dan kelurahan.

Selanjutnya, peserta mengikuti simulasi penggunaan aplikasi untuk memahami mekanisme layanan sekaligus memberikan masukan berdasarkan kebutuhan di wilayah masing-masing. Kegiatan juga dilengkapi dengan inventarisasi kebutuhan pengguna sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan aplikasi.

Salah satu masukan yang muncul dalam proses tersebut adalah penyempurnaan nama aplikasi dari Mal Desa menjadi Mal Desaku. Perubahan ini diusulkan karena cakupan penerapannya tidak hanya menyasar desa, tetapi juga kelurahan. Dengan demikian, nama Mal Desaku diharapkan dapat merepresentasikan jangkauan layanan yang lebih luas dan inklusif.

Pada tahap awal pengembangan atau pilot project, terdapat delapan wilayah di Kabupaten Bondowoso yang menjadi sasaran penerapan Mal Desaku. Wilayah tersebut terdiri atas enam desa dan dua kelurahan.

Enam desa yang menjadi sasaran meliputi Desa Kemirian, Kecamatan Tamanan; Desa Sumberpakem, Kecamatan Maesan; Desa Jambesari, Kecamatan Jambesari Darus Sholah; Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang; Desa Pejaten, Kecamatan Bondowoso; serta Desa Jumpong, Kecamatan Wonosari. Sementara itu, dua kelurahan yang menjadi sasaran adalah Kelurahan Tenggarang di Kecamatan Tenggarang dan Kelurahan Dabasah di Kecamatan Bondowoso.

Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung inovasi tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, keterlibatan mahasiswa dalam praktik pengembangan aplikasi memberikan pengalaman langsung mengenai identifikasi kebutuhan pengguna, perancangan inovasi, serta dinamika transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Melalui pengembangan Mal Desaku, kolaborasi antara Unmuh Jember, Pusat Studi Desa, LP2KA, dan Pemerintah Kabupaten Bondowoso diharapkan dapat menghadirkan sistem pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Digitalisasi tidak hanya berorientasi pada penggunaan teknologi, tetapi juga memperhatikan keterlibatan pemerintah desa, kelurahan, dan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember Raih Prestasi pada Ahmad Dahlan International Youth Camp 2026


Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 tersebut diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan kawasan perkemahan Pujon Hill, Malang.

Dua mahasiswa tersebut adalah Nadia Arofana dan Satria Bagaskoro. Keduanya berhasil meraih penghargaan dalam kategori Digital Poster Competition. Nadia memperoleh penghargaan Honorable Mention pada kategori tersebut. Ia juga meraih predikat 1st Winner Best FGD Category dalam kategori Parallel Sub-Theme Focus Group Discussion (FGD). Sementara itu, Satria Bagaskoro turut meraih Honorable Mention pada kategori Digital Poster Competition.

ADIYC 2026 merupakan penyelenggaraan edisi keempat yang mengusung tema “Youth in Action: Leading Change, Creating Impact”. Kegiatan ini diikuti 265 peserta dari 28 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), termasuk mahasiswa internasional dari sejumlah negara, seperti Gambia, Sierra Leone, Vietnam, Myanmar, dan Taiwan.

Melalui berbagai kompetisi yang diselenggarakan, peserta memperoleh ruang untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta menyampaikan gagasan dalam merespons berbagai isu. Kompetisi poster digital menjadi wadah penyampaian ide melalui media visual, sedangkan FGD memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan bertukar pandangan.

Keikutsertaan Nadia dan Satria dalam ajang internasional tersebut menjadi bentuk partisipasi aktif mahasiswa Ilmu Pemerintahan Unmuh Jember dalam kegiatan pengembangan kapasitas kepemudaan. Prestasi yang diraih juga menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan gagasan, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan peserta dari berbagai latar belakang.

Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Unmuh Jember lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mengikuti kompetisi, serta mengambil peran dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di tingkat nasional dan internasional.

Mahasiswa KKN RPL PG PAUD Unmuh Jember Latih Wali Murid TK Muslimat NU Raudhatul Jannah Membuat Keripik Pisang Cokelat


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar pelatihan pembuatan keripik pisang cokelat bagi ibu-ibu wali murid TK Muslimat NU Raudhatul Jannah, Desa Ranubedali, pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk makanan yang memiliki nilai jual sekaligus membuka peluang usaha rumahan.

Pelatihan menghadirkan Rina Kumalasari sebagai pemateri. Para peserta mendapatkan penjelasan sekaligus praktik pembuatan keripik pisang cokelat, mulai dari persiapan bahan, pengolahan pisang, pemberian rasa cokelat, hingga proses pengemasan produk.

Dalam penyampaian materi, Rina menjelaskan bahwa pisang merupakan bahan pangan yang mudah ditemukan dan berpotensi diolah menjadi camilan dengan nilai ekonomi. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh secara mandiri dan mengembangkannya menjadi peluang usaha.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan baru mengenai cara mengolah pisang menjadi camilan yang tidak hanya dapat dikonsumsi sendiri, tetapi juga berpotensi dipasarkan.

Melalui kegiatan KKN RPL PG PAUD ini, mahasiswa berharap pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan pengolahan pangan dan mendorong tumbuhnya usaha kecil yang berpotensi menambah pendapatan keluarga.

Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unmuh Jember Dorong Program Bank Sampah di RA Hidayatul Qodiri


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) mendorong pengenalan program Bank Sampah di RA Hidayatul Qodiri sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.

Program bertajuk “Bank Sampah, Pilah Sampah, Raih Manfaat untuk Masa Depan” ini mengajak peserta didik mengenal jenis-jenis sampah, membiasakan perilaku hidup bersih, serta memahami bahwa barang bekas tertentu masih dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi.

Melalui program tersebut, anak-anak diperkenalkan pada pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah seperti kertas, kardus, dan botol plastik dapat dikumpulkan untuk digunakan kembali atau disetorkan kepada pengelola bank sampah. Sementara itu, sampah organik seperti daun dan sisa buah dapat dikenalkan sebagai bahan pembuatan kompos dengan pendampingan guru.

Pembelajaran lingkungan juga dapat dilakukan melalui kegiatan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, membawa botol minum sendiri, menggunakan kembali barang yang masih layak, serta membuat kerajinan dari bahan bekas yang aman bagi anak.

Program ini turut menekankan pentingnya keterlibatan guru dan orang tua. Guru berperan mengenalkan kebiasaan peduli lingkungan melalui cerita, lagu, permainan, dan praktik memilah sampah. Sementara itu, orang tua diharapkan melanjutkan pembiasaan tersebut di lingkungan keluarga.

Selain membantu mengenalkan pengelolaan sampah, program Bank Sampah diharapkan dapat membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kreativitas, dan kerja sama pada anak. Hasil pengumpulan sampah yang memiliki nilai jual juga berpotensi dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kebersihan sekolah sesuai kesepakatan bersama.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Dengan dukungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, anak-anak diharapkan terbiasa menjaga kebersihan serta memahami pentingnya merawat lingkungan sejak dini.

Senin, 02 November 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Gandeng Puskesmas Gelar Pemeriksaan Kesehatan bagi Lansia di Kaliuling


Upaya menjaga kesehatan masyarakat lanjut usia dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan yang digelar di Balai Dusun Kaliuling, Senin (19/10/2026). Bekerja sama dengan Puskesmas, kegiatan ini diikuti 19 lansia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut.

Pemeriksaan tersebut bertujuan mengetahui kondisi kesehatan para lansia sekaligus mendeteksi secara dini kemungkinan gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperoleh pelayanan dan informasi kesehatan yang lebih mudah dijangkau.

Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan dari Puskesmas memberikan pelayanan pemeriksaan sesuai jenis layanan yang tersedia. Selain itu, para peserta mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan seimbang, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, menjaga kebersihan diri, hingga membiasakan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pihak Puskesmas menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia. Melalui kegiatan ini, para lansia diharapkan semakin sadar untuk memantau kondisi kesehatannya dan segera memperoleh penanganan apabila ditemukan masalah kesehatan.


Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang menyambut positif kegiatan pemeriksaan di lingkungan dusun. Selain memudahkan akses terhadap pelayanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi lansia untuk memperoleh pengetahuan mengenai cara menjaga kebugaran dan kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara Puskesmas, masyarakat, dan pihak terkait dapat terus berlanjut. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin serta edukasi berkelanjutan menjadi langkah penting untuk mendukung peningkatan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unmuh Jember Siapkan Edukasi Gizi Seimbang di Desa Pesisir


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Ika Susilowati, merencanakan kegiatan edukasi gizi seimbang melalui pengenalan konsep Isi Piringku bagi anak usia dini dan orang tua di Aula KB 02 Pesisir, Desa Pesisir, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan bertema “Cegah Stunting Sejak Dini melalui Pembiasaan Isi Piringku pada Anak Usia Dini” ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan pendidik mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus mencegah stunting.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan direncanakan menghadirkan Bidan Desa Dwi Hilda Febrianti, A.Md.Keb., sebagai pemateri. Materi yang disampaikan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab, dampak, serta langkah-langkah pencegahannya.

Peserta juga akan diperkenalkan pada konsep Isi Piringku melalui media gambar, poster, dan contoh bahan makanan. Kegiatan dilengkapi demonstrasi penyusunan menu sehat, diskusi, serta tanya jawab agar orang tua memperoleh gambaran praktis dalam menyediakan makanan bergizi dan beragam bagi anak.

Melalui program ini, Ika berharap orang tua dan pendidik semakin memahami pentingnya membiasakan pola makan sehat sejak dini. Edukasi tersebut juga diharapkan mendorong keluarga untuk memperhatikan keberagaman asupan makanan serta melakukan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala melalui posyandu.

Program ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN Unmuh Jember dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting.

Connect