FunCingFest 2025 Ilmu Komunikasi Unmuh Jember, Festival Mancing Bangkitkan Ekonomi dan Kebersamaan Desa Dukuh Dempok
Suasana riuh penuh kegembiraan menyelimuti kawasan Desa Dukuh Dempok, di Gumuk
Watu, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, Minggu (14/12/2025). Ratusan warga
dari berbagai kalangan memadati lokasi pelaksanaan FunCingFest 2025 (Fun Mancing
Festival), sebuah festival memancing yang tak hanya menyuguhkan kompetisi seru,
tetapi juga menghadirkan hiburan rakyat dan penguatan ekonomi lokal.
Lomba mancing menjadi magnet utama FunCingFest 2025. Sejak
pagi, para peserta tampak antusias memancing, saling adu strategi dan kesabaran
di area perairan Gumuk Watu yang dikenal masih alami. Kompetisi berlangsung
sportif dengan penilaian berdasarkan berat ikan terbesar, jumlah tangkapan
terbanyak, serta kecepatan memperoleh ikan pertama.
Tak hanya lomba, kemeriahan semakin terasa saat sesi doorprize
digelar. Sorak sorai penonton pecah ketika panitia mengundi berbagai hadiah
menarik. Momen ini menjadi simbol
kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat yang
mengikuti acara dari awal hingga akhir.
Di sisi lain, Bazar UMKM menjadi denyut ekonomi FunCingFest
2025. Sedikitnya 10 pelaku UMKM lokal turut ambil bagian dengan menawarkan
beragam produk, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, fashion, hingga olahan
hasil pertanian. Kehadiran ratusan pengunjung memberikan dampak langsung
terhadap peningkatan omzet sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk
lokal.
Menjelang sore, panggung hiburan menjadi pusat perhatian. Penampilan penyanyi lokal serta penampilan spesial Dini Kurnia sukses menghibur warga dengan suguhan lagu-lagu populer. Alunan musik, tawa, dan kebersamaan menjadi penutup manis rangkaian FunCingFest 2025.
Kegiatan ini digagas oleh mahasiswa Program Studi Ilmu
Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah
Jember sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman melalui skema
Project Independent. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori
di ruang kelas, tetapi terlibat langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan,
hingga evaluasi kegiatan nyata di tengah masyarakat.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Unmuh Jember, Kukuh
Pribadi, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa FunCingFest 2025 merupakan
implementasi konkret dari pembelajaran kontekstual yang mendorong mahasiswa
untuk adaptif, kreatif, dan solutif.
“Project Independent ini dirancang agar mahasiswa Ilmu Komunikasi belajar langsung di lapangan. Mereka mengelola event, berkomunikasi dengan masyarakat, membangun relasi dengan UMKM dan stakeholder, serta merasakan dinamika komunikasi publik secara nyata. FunCingFest menjadi contoh bagaimana pembelajaran tidak berhenti pada teori, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua panitia, Salsabila Sari Yasmin, menyampaikan bahwa
FunCing Fest bukan sekadar festival hiburan, melainkan ruang kolaborasi antara
mahasiswa dan masyarakat.
“Melalui FunCing Fest, kami ingin menunjukkan bahwa hobi
memancing bisa menjadi ruang bertemu, berbagi, sekaligus menggerakkan ekonomi
desa. Ini juga menjadi pengalaman berharga bagi kami sebagai mahasiswa Ilmu
Komunikasi,” ujarnya.
Tags : Berita Event Kuliah Lapangan

Posting Komentar