Inovatif! PBSI Unmuh Jember Gelar Seminar Terbuka Tugas Akhir Non-Skripsi di Area Terbuka
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menghadirkan inovasi unik dalam pelaksanaan kegiatan akademik. Pada Selasa, (16/12/2025), suasana di Lapangan Mandalika Unmuh Jember tampak berbeda dengan diadakannya seminar terbuka tugas akhir bagi mahasiswa yang menempuh jalur non-skripsi. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi wadah bagi para mahasiswa tingkat akhir untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka di hadapan para dosen penguji serta disaksikan secara langsung oleh mahasiswa dari berbagai angkatan.
Pemilihan konsep outdoor atau ruang terbuka merupakan langkah berani dari Prodi PBSI untuk menciptakan atmosfer akademik yang lebih segar, komunikatif, dan inovatif. Melalui format ini, seminar tidak lagi terasa kaku di dalam aula atau ruang kelas, melainkan lebih mendekatkan aktivitas riset dengan lingkungan sosial kampus. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah mental dan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) bagi mahasiswa, sekaligus menarik minat mahasiswa angkatan bawah untuk menyimak dan belajar dari proses penyelesaian tugas akhir kakak tingkat mereka.
Dalam suasana yang interaktif, sejumlah mahasiswa memaparkan hasil penelitian yang sangat beragam dan menarik. Novi Afriliya mempresentasikan artikel berjudul “Representasi Trauma dalam Novel Kidung Rindu di Tapal Batas Aguk Irawan: Analisis Sigmun Freud” di bawah bimbingan Dr. Eka Nova Ali Vardani dan Dr. Hasan Suaedi. Selain itu, Yuniar Firjinia Fatwa membawakan kajian lanskap linguistik mengenai penggunaan eponim pada penamaan jalan di Kota Jember, yang dibimbing oleh Dr. Astri Widyaruli Anggraeni dan Dina Merdeka Citraningrum. Tak kalah menarik, Jasmin Fauzia memaparkan konstruksi makna kiasan dalam dialog film populer Home Sweet Loan di bawah bimbingan tim dosen yang sama.
Diskusi berlangsung secara dinamis di bawah terik matahari yang menambah semangat para peserta. Mahasiswa angkatan 22, 23, dan 24 yang hadir turut aktif memberikan pertanyaan terkait temuan-temuan unik dalam penelitian tersebut. Para penguji pun memberikan masukan serta kritik konstruktif sebagai bentuk apresiasi terhadap karya non-skripsi yang dihasilkan, yang menunjukkan kualitas penelitian yang tetap terjaga meski dalam format yang berbeda.
Melalui terlaksananya seminar terbuka di Lapangan Mandalika ini, Program Studi PBSI Unmuh Jember berharap dapat terus menghadirkan terobosan dalam kegiatan akademik. Harapannya, lulusan PBSI tidak hanya unggul dalam penguasaan teori bahasa dan sastra, tetapi juga memiliki karakter yang kreatif, komunikatif, dan siap berkontribusi nyata di tengah masyarakat luas. Kegiatan ini menegaskan posisi Unmuh Jember sebagai kampus yang dinamis dan adaptif terhadap perkembangan metode pembelajaran masa kini.



Posting Komentar