BEM Unmuh Jember Gelar Jember Raya Debat Competition 2026, Tim Unej Sapu Bersih Gelar Juara
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) sukses menyelenggarakan acara "Jember Raya Debat Competition 2026" di Gedung Aula Ahmad Zainuri, Senin (22/6/2026). Dalam kompetisi bergengsi ini, delegasi dari Universitas Jember (Unej) tampil mendominasi dengan menyapu bersih seluruh podium juara.
Kompetisi tahun ini mengangkat
tema yang cukup kritis, yakni "Jember di Persimpangan Jalan Antara
Ambisi Infrastruktur dan Keadilan Sosial". Tema ini dipilih untuk
memantik daya kritis mahasiswa terhadap arah pembangunan daerah yang kerap
berbenturan dengan isu kesejahteraan masyarakat prasejahtera.
Untuk mengbedah tema tersebut,
BEM Unmuh Jember merumuskan lima mosi debat yang dinilai bersinggungan langsung
dengan kebutuhan masyarakat. Kelima mosi tersebut meliputi akurasi pendataan
kemiskinan, evaluasi program beasiswa daerah “Cinta Bergema”, efektivitas
program Bupati Jember Mampir Desa (Bunga Desaku), revitalisasi koridor kota
melalui penataan Jalan Kartini, serta pengawasan anggaran Program Makan Bergizi
Gratis (MBG).
Jalannya perdebatan berlangsung
sengit dan kritis. Pada isu pendataan kemiskinan, peserta debat menyoroti
pentingnya validasi data agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat
sasaran. Sementara pada mosi beasiswa “Cinta Bergema”, pembahasan difokuskan
pada ketepatan penerima manfaat serta dampaknya terhadap pemerataan akses
pendidikan tinggi di Jember.
Tak hanya itu, program Bunga
Desaku juga dikaji secara mendalam dari aspek efektivitas pelayanan
administrasi kependudukan serta kemampuannya dalam memangkas birokrasi bagi
masyarakat desa. Sementara pada isu infrastruktur, revitalisasi Jalan Kartini
menjadi sorotan peserta untuk menilai sejauh mana keseimbangan antara aspek
estetika tata kota dan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
Adapun acara ini dibuka secara
resmi oleh Wakil Rektor III Unmuh Jember, Dr. Sofyan Rofi, M.Pd.I. Dalam
rangkaian pembukaan tersebut, turut memberikan sambutan Ketua Panitia Alifia
Bilqis yang melaporkan jalannya persiapan acara, disusul oleh Wakil Presiden
Mahasiswa (Wapresma) Unmuh Jember, Zinatul Hayati.
Kompetisi ini diikuti oleh tujuh
tim yang berasal dari tiga perguruan tinggi di Jember, yaitu Universitas
Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Universitas Jember (Unej), dan Politeknik Negeri
Jember (Polije). Ketujuh tim tersebut adalah Justice, Law Warriors, Koalisi
Tengah, Antek-antek Asing, Abraham Lincoln, Tim Brantas, dan Lentera Justitia.
Untuk menjamin kualitas dan
objektivitas penilaian, BEM Unmuh Jember menghadirkan tiga dewan juri dari
latar belakang profesional dan pemerintahan. Ketiga juri tersebut adalah
Mohamad Roky Huzaeni, M.H. dari PAR Alternatif Indonesia; Muhammad Syamsu Rijal,
S.H., M.H. selaku Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kabupaten
Jember; serta Muhammad Rido I., S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas
Pendidikan Kabupaten Jember.
Setelah melalui berbagai babak
penyisihan yang ketat, dewan juri akhirnya mengumumkan para pemenang. Tim Lentera
Justitia dari Universitas Jember berhasil keluar sebagai Juara Pertama. Posisi
Juara Kedua diraih oleh Tim Brantas, yang juga berasal dari Universitas Jember.
Dominasi Unej semakin disempurnakan oleh tim Abraham Lincoln yang berhasil
mengamankan posisi Juara Ketiga.
Acara debat ini diharapkan tidak
hanya menjadi wadah adu retorika, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan
konkret dari mahasiswa yang dapat menjadi bahan masukan berharga bagi para
pemangku kebijakan di Kabupaten Jember.

Posting Komentar