Seminar Nasional FEB Unmuh Jember Bekali Mahasiswa dan Pelajar Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa dan pelajar SMA
mengikuti Seminar Nasional bertajuk “Investasi Cerdas untuk Masa Depan yang
Lebih Baik: Penguatan Strategi Investasi dalam Merespons Dinamika serta
Ketidakpastian Ekonomi Global” yang digelar Kelompok Studi Pasar Modal
(KSPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember di Aula
Zainuri, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari sektor
keuangan, yakni perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia
(BEI), dan Sucor Sekuritas. Seminar dirancang sebagai sarana edukasi untuk
meningkatkan literasi investasi sekaligus membekali generasi muda menghadapi
dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian.
Ketua Panitia, Dimas Ilham Yudhistira, mengatakan bahwa
seminar ini menjadi upaya KSPM FEB Unmuh Jember dalam memberikan pemahaman yang
lebih baik mengenai investasi kepada masyarakat, khususnya kalangan muda.
“Di era ekonomi yang tidak pasti seperti sekarang, kami
ingin meningkatkan literasi investasi bagi seluruh peserta. Harapannya mereka
memiliki pemahaman yang baik sehingga mampu mengambil keputusan keuangan yang
lebih tepat di masa depan,” ujarnya.
Menariknya, peserta seminar tidak hanya berasal dari
kalangan mahasiswa. Panitia juga mengundang siswa SMA di wilayah Kota Jember
agar mereka dapat mengenal dunia investasi sejak dini.

Menurut Dimas, langkah tersebut penting dilakukan untuk
memberikan edukasi dasar mengenai investasi sekaligus mencegah generasi muda
terjebak dalam praktik investasi ilegal atau investasi bodong yang masih marak
terjadi.
“Kami ingin mengenalkan investasi lebih awal kepada siswa
SMA. Dengan pemahaman yang benar, mereka bisa lebih waspada dan tidak mudah
terpengaruh tawaran investasi yang merugikan,” tambahnya.
Dalam sesi seminar, peserta memperoleh berbagai materi
mengenai pasar modal, strategi investasi, pengelolaan risiko, hingga pentingnya
memahami kondisi ekonomi global sebelum mengambil keputusan investasi.
Perwakilan Bursa Efek Indonesia menekankan pentingnya menentukan tujuan
investasi, mengenali profil risiko, serta aktif mencari informasi dari sumber
terpercaya sebelum berinvestasi.
Sementara itu, pemateri dari Sucor Sekuritas menjelaskan
bahwa investor perlu siap menghadapi volatilitas pasar dengan menerapkan
manajemen risiko, disiplin investasi, serta strategi jangka panjang agar tidak
mudah terpengaruh fenomena FOMO maupun panic selling.
Selain seminar nasional, KSPM FEB Unmuh Jember juga
menggelar kegiatan Sekolah Pasar Modal yang diperuntukkan bagi anggota internal
organisasi sebagai tindak lanjut penguatan kapasitas di bidang investasi.
Dimas berharap kegiatan ini mampu menjadi pengalaman
edukatif yang berharga, terutama bagi peserta dari kalangan pelajar yang baru
mengenal dunia investasi.
“Harapan kami, seminar ini memberikan edukasi yang penting
dan menjadi bekal bagi peserta, khususnya siswa SMA, agar tidak salah mengambil
keputusan untuk masa depannya,” pungkasnya.
Seminar yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari
tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi
tanya jawab interaktif, pembagian doorprize, serta penyerahan kenang-kenangan
kepada para narasumber.

Posting Komentar