Senin, 29 Juni 2026

Unmuh Jember Jadi Tuan Rumah RAKORNAS APMU PTMA 2026, Luncurkan Panduan SPMI 5.0 untuk Perkuat Mutu PTMA

Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Asosiasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (APMU PTMA) Tahun 2026 yang digelar di Aula Fortuna Grande Jember, Minggu (28/6/2026). Forum nasional ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah melalui peluncuran Panduan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 5.0.

Mengusung tema "Penguatan APMU dan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Menuju PTMA Unggul, Terakreditasi Internasional, dan Berdampak", kegiatan diikuti pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dari berbagai daerah, pengurus APMU PTMA, serta Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai penyelenggara forum nasional tersebut. Menurutnya, penjaminan mutu tidak sekadar memenuhi tuntutan administrasi akreditasi, tetapi menjadi budaya yang harus terus dikembangkan demi menghasilkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

"Pengembangan mutu merupakan proses yang berkelanjutan. Budaya mutu harus terus dibangun agar perguruan tinggi mampu melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memberikan dampak bagi masyarakat," ujarnya.

Salah satu agenda penting dalam RAKORNAS adalah peluncuran Panduan SPMI 5.0, yang diharapkan menjadi pedoman baru bagi seluruh PTMA dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas sistem penjaminan mutu internal, sekaligus mendukung pencapaian standar pendidikan tinggi nasional maupun internasional.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ir. Muhammad Adam Jerusalem, Ph.D., memaparkan perkembangan mutu PTMA berdasarkan data hingga Juni 2026. Ia menekankan pentingnya percepatan peningkatan jumlah perguruan tinggi Muhammadiyah yang meraih akreditasi Unggul melalui tata kelola institusi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.

Menurutnya, unit penjaminan mutu memiliki peran sentral dalam memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai standar, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kurikulum, hingga pemenuhan indikator akreditasi.

Selain itu, Adam juga menyoroti pentingnya penguatan kualitas Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi di lingkungan PTMA. Ia mendorong setiap perguruan tinggi untuk terus meningkatkan rasio dosen bergelar doktor, memperkuat penelitian, serta memenuhi berbagai standar yang ditetapkan pemerintah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua APMU PTMA bersama seluruh peserta RAKORNAS juga menjadikan forum tersebut sebagai ruang koordinasi untuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan sistem penjaminan mutu di masing-masing perguruan tinggi. Melalui diskusi dan penyusunan langkah strategis bersama, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat daya saing PTMA di era global.

Dengan menjadi tuan rumah RAKORNAS APMU PTMA 2026, Unmuh Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi Muhammadiyah. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi untuk mewujudkan PTMA yang unggul, berdaya saing internasional, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect