Unmuh Jember Jadi Tuan Rumah RAKORNAS APMU PTMA 2026, Luncurkan Panduan SPMI 5.0 untuk Perkuat Mutu PTMA
Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Asosiasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (APMU PTMA) Tahun 2026 yang digelar di Aula Fortuna Grande Jember, Minggu (28/6/2026). Forum nasional ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah melalui peluncuran Panduan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 5.0.
Mengusung tema "Penguatan APMU dan Pengembangan Sistem
Penjaminan Mutu Menuju PTMA Unggul, Terakreditasi Internasional, dan
Berdampak", kegiatan diikuti pimpinan perguruan tinggi Muhammadiyah dan
'Aisyiyah dari berbagai daerah, pengurus APMU PTMA, serta Majelis Pendidikan
Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat
Muhammadiyah.
Rektor Unmuh Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., menyampaikan rasa
syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai penyelenggara
forum nasional tersebut. Menurutnya, penjaminan mutu tidak sekadar memenuhi
tuntutan administrasi akreditasi, tetapi menjadi budaya yang harus terus
dikembangkan demi menghasilkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan memberi
manfaat nyata bagi masyarakat.
"Pengembangan mutu merupakan proses yang berkelanjutan.
Budaya mutu harus terus dibangun agar perguruan tinggi mampu melahirkan lulusan
yang unggul, adaptif, dan memberikan dampak bagi masyarakat," ujarnya.
Salah satu agenda penting dalam RAKORNAS adalah peluncuran
Panduan SPMI 5.0, yang diharapkan menjadi pedoman baru bagi seluruh PTMA dalam
memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas sistem penjaminan mutu
internal, sekaligus mendukung pencapaian standar pendidikan tinggi nasional
maupun internasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP
Muhammadiyah, Ir. Muhammad Adam Jerusalem, Ph.D., memaparkan perkembangan mutu
PTMA berdasarkan data hingga Juni 2026. Ia menekankan pentingnya percepatan
peningkatan jumlah perguruan tinggi Muhammadiyah yang meraih akreditasi Unggul
melalui tata kelola institusi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada
peningkatan kualitas.
Menurutnya, unit penjaminan mutu memiliki peran sentral
dalam memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai standar, mulai dari
peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kurikulum, hingga
pemenuhan indikator akreditasi.
Selain itu, Adam juga menyoroti pentingnya penguatan
kualitas Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi di lingkungan PTMA.
Ia mendorong setiap perguruan tinggi untuk terus meningkatkan rasio dosen
bergelar doktor, memperkuat penelitian, serta memenuhi berbagai standar yang
ditetapkan pemerintah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun
internasional.
Ketua APMU PTMA bersama seluruh peserta RAKORNAS juga
menjadikan forum tersebut sebagai ruang koordinasi untuk berbagi praktik baik
dalam pengelolaan sistem penjaminan mutu di masing-masing perguruan tinggi.
Melalui diskusi dan penyusunan langkah strategis bersama, diharapkan lahir
berbagai inovasi yang mampu memperkuat daya saing PTMA di era global.
Dengan menjadi tuan rumah RAKORNAS APMU PTMA 2026, Unmuh
Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas
pendidikan tinggi Muhammadiyah. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi dari
seluruh Indonesia diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi untuk mewujudkan
PTMA yang unggul, berdaya saing internasional, dan memberikan kontribusi nyata
bagi pembangunan bangsa.

Posting Komentar