Rabu, 15 Juli 2026

BEM Fakultas Psikologi Unmuh Jember Gelar Seminar Advopsycare Talk

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan Seminar Advopsycare Talk bertema “Safe Campus Starts With Us: Membangun Kepedulian dan Respons terhadap Kekerasan di Kampus” pada Sabtu, (4/7/2026), bertempat di Gedung Ahmad Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri atas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember, tamu undangan, organisasi internal dan eksternal kampus, serta masyarakat umum, dengan menghadirkan narasumber dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) serta Pusat Pelayanan Psikologi dan Layanan Masyarakat (P3LM) Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember.

Seminar ini digelar sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas mahasiswa dalam merespons isu kekerasan di lingkungan kampus secara menyeluruh, mulai dari pemahaman terhadap dampak psikologis yang dialami korban hingga pengetahuan mengenai mekanisme pencegahan, pelaporan, dan penanganan yang berlaku di perguruan tinggi. Panitia menyebutkan bahwa survei awal yang dilakukan sebelum kegiatan menunjukkan seluruh responden sepakat bahwa kampus harus bebas dari segala bentuk kekerasan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember dan Ketua Pelaksana. Turut hadir jajaran Wakil Dekan dan Kepala Program Studi Psikologi beserta Bapak Ibu Dosen Program Studi Psikologi, perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), BEM Universitas, ORMAWA, dan UKM Universitas Muhammadiyah Jember. Hadir pula perwakilan lembaga mitra, yaitu Forum Anak Jember, YPSM, Tanoker, HPMS UIN KHAS, UPTD PPA Jember, dan Forum Anak Desa.

Pada sesi pertama, Yanny Tuharyati S.H., M.H., Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember yang juga menjabat Ketua Satgas PPKPT Universitas Muhammadiyah Jember, memaparkan materi mengenai konsep kampus aman, berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan perguruan tinggi, serta alur pelaporan dan penanganan kasus sesuai Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024. Sesi kedua diisi oleh Panca Kursistin Handayani, M.A., Psikolog, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember yang juga menjabat sebagai Psikolog Tim Ahli Laboratorium P3LM Fakultas Psikologi, membahas dampak psikologis kekerasan serta prinsip Psychological First Aid (PFA) sebagai bentuk dukungan awal yang dapat diberikan mahasiswa kepada teman sebaya yang menjadi korban kekerasan.

“Kami sebagai BEM Fakultas Psikologi merasa hal ini tidak bisa dibiarkan. Perlu ada upaya untuk memperkuat kesadaran secara kolektif, sebab persoalan kekerasan berkaitan dengan sistem yang komprehensif, mulai dari mahasiswa hingga seluruh jajaran kampus. Melalui tagline Listen, Support, Protect, kami mengajak seluruh civitas akademika untuk bersedia mendengar tanpa menghakimi, memberikan dukungan, dan bersama sama melindungi korban dari kekerasan yang berulang,” ujar Siti Alfiyatun Nadhifa, Ketua Pelaksana Seminar Advopsycare Talk.

Sebagai salah satu luaran konkret dari kegiatan ini, ditandatangani Pakta Integritas Kampus Aman oleh Gubernur BEM Fakultas Psikologi dan Dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember. Pakta ini menjadi komitmen bersama untuk membangun sinergi berkelanjutan antara Fakultas Psikologi, Satgas PPKPT, organisasi mahasiswa dalam upaya pencegahan, edukasi, serta penguatan budaya kampus aman di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember.

Melalui kegiatan ini, BEM Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Jember berharap seluruh mahasiswa semakin memahami hak dan kewajibannya dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect