Mahasiswa PG PAUD Unmuh Jember Tampilkan Kreativitas Lewat Gelar Karya Bertema Etnis Pandhalungan
Suasana ceria dan penuh warna memenuhi lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Jember pada Selasa (7/7/2026). Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) menggelar Gelar Karya sebagai puncak pembelajaran selama satu semester dengan mengusung tema "Etnis Pendalungan".
Kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan
hasil kreativitas sekaligus mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dari
berbagai mata kuliah. Beragam karya dipamerkan, mulai dari pertunjukan tari,
karya seni rupa, media pembelajaran kreatif, hingga olahan makanan bergizi yang
dirancang khusus untuk anak usia dini.
Dosen Seni Tari PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember, Misyana,
menjelaskan bahwa gelar karya merupakan luaran pembelajaran dari beberapa mata
kuliah, yaitu Seni Tari Dasar, Seni Tari Lanjut, Seni Rupa, Kreativitas dan
Seni di PAUD, serta Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini.
"Hari ini mahasiswa menunjukkan apa yang sudah mereka pelajari selama satu semester. Kegiatan ini merupakan luaran dari beberapa mata kuliah yang saling terintegrasi dalam satu tema, yaitu Etnis Pendalungan," ujarnya.
Menurut Misyana, khusus pada mata kuliah seni tari,
mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menampilkan sebuah tarian, tetapi juga
mengembangkan kreativitas
melalui penciptaan karya tari anak usia dini secara mandiri.
"Kami ingin mahasiswa mampu berkreasi dan berinovasi
dalam menciptakan gerakan tari untuk anak usia dini. Mereka juga belajar
mendesain kostum tari hingga menyiapkan seluruh kebutuhan pertunjukan secara
mandiri. Jadi bukan sekadar menari, tetapi juga menciptakan sebuah karya,"
jelasnya.
Seluruh karya yang dipamerkan merupakan hasil kreasi
mahasiswa aktif PG PAUD. Tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, mahasiswa
juga menghadirkan berbagai menu makanan sehat yang disusun berdasarkan
kebutuhan gizi anak usia dini sebagai implementasi dari mata kuliah Kesehatan
dan Gizi Anak Usia Dini.
Menariknya, kegiatan ini turut mengundang sejumlah guru PAUD
dan alumni PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember. Kehadiran mereka menjadi
bagian dari upaya berbagi praktik baik sekaligus memberikan inspirasi mengenai
pembelajaran kreatif yang dapat diterapkan di sekolah.
"Kami berharap setiap mata kuliah memiliki luaran yang berdampak. Misalnya pada mata kuliah gizi, guru-guru bisa melihat contoh makanan yang sesuai dengan kebutuhan anak. Begitu juga dengan tari, mahasiswa mampu menciptakan karya tari yang memang diperuntukkan bagi anak usia dini," tambah Misyana.
Melalui gelar karya ini, mahasiswa tidak hanya menunjukkan
kemampuan akademik, tetapi juga mengasah keterampilan berpikir kreatif,
inovatif, dan kolaboratif yang menjadi bekal penting sebagai calon pendidik
anak usia dini.
Gelar Karya PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember menjadi
bukti bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi tidak berhenti pada teori
di ruang kelas. Melalui karya nyata yang berpijak pada budaya lokal
Pendalungan, mahasiswa didorong untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yang
relevan, edukatif, sekaligus mampu melestarikan kearifan budaya kepada generasi
sejak usia dini.

Posting Komentar