Selasa, 14 Juli 2026

Mahasiswa Psikologi Unmuh Jember Kenalkan Budaya Nusantara lewat Film

    Sebuah langkah inovatif ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember angkatan 2025 yang tergabung dalam Aeterniapsyce Psychology. Melalui acara bertajuk IBD Cinematic Showcase, mereka sukses menyulap hasil pembelajaran mata kuliah Ilmu Budaya Dasar (IBD) menjadi sebuah karya seni visual yang sinematik. Acara ini digelar meriah di Kota Cinema Mall (KCM) Jember dengan mengundang orang tua mahasiswa serta jajaran senior.


    Sebanyak empat film pendek karya kolaborasi mahasiswa ditayangkan secara perdana, yaitu Dua Arus Satu Muara, The Mask of Konah, Dalan Mulih, dan Menari di Antara Zaman. Film-film tersebut merupakan hasil produksi intensif selama beberapa pekan terakhir yang menggambarkan dinamika sosial, nilai kemanusiaan, dan fenomena psikologis melalui lensa budaya lokal.

    Ketua Pelaksana, Tri Sudaryanto, menjelaskan bahwa media film dipilih karena sifatnya yang universal dan mudah dipahami dalam mengomunikasikan pesan psikologis. "Ini adalah wadah bagi kami untuk mengintegrasikan nilai IBD dengan perspektif psikologi, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal dan mengasah kreativitas rekan-rekan," tuturnya.


    Dukungan penuh mengalir dari dosen pengampu mata kuliah, Maulana Arif Muhibbin, S.Psi., M.Si. Ia menjelaskan bahwa seluruh karya ini murni kreativitas mahasiswa angkatan 2025 yang melalui proses ketat, mulai dari penyusunan proposal hingga investigasi tim riset budaya agar sesuai dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Tiket apresiasi seharga Rp10.000 untuk umum dan Rp25.000 untuk dosen serta tenaga kependidikan pun ludes terjual.


    Dekan Fakultas Psikologi Unmuh Jember, Dr. Nurlaela Widyarini, S.Psi., M.Si., turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, pembelajaran yang bermakna tidak hanya berhenti di kelas, melainkan lahir dari refleksi atas realitas manusia dan kehidupan sosial. Kolaborasi ini melatih mahasiswa berempati dan membaca persoalan dari beragam sudut pandang tanpa kehilangan integritas akademiknya.


    Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unmuh Jember, Dr. Bagus Setya Rintyarna, S.T., M.Kom., menilai konsep ini sangat menarik karena memberikan pengalaman mendalam terkait pelestarian budaya. Melalui showcase ini, generasi muda diharapkan dapat terus mendalami budaya leluhur agar tidak punah tergerus zaman.

Tags :

bm
Created by: ASFIK

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect