Sabtu, 08 Agustus 2026

KKN Tematik Kelompok 05 Unmuh Jember Dorong UMKM Desa Mengen Naik Kelas Lewat Digitalisasi

Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu kunci bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 05 Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan program pemberdayaan UMKM melalui pelatihan konten media sosial, penguatan branding usaha, hingga digitalisasi lokasi penjualan di Desa Mengen, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan ini dirancang tidak sekadar memberikan materi, tetapi juga menghadirkan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM. Mahasiswa membantu pelaku usaha membangun identitas bisnis yang lebih profesional sekaligus mengenalkan strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital.

Program dilaksanakan di dua lokasi, yakni kediaman Ibu Murtini dan Bapak Ramli di Dusun Mengen Utara serta kediaman Ibu Khosniati di Dusun Mengen Barat. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kepala Dusun Mengen Barat, Sutrisno, yang hadir meninjau secara langsung pelaksanaan program.

Salah satu fokus utama program adalah penguatan branding. Para mahasiswa KKN tidak hanya menjelaskan pentingnya identitas usaha, tetapi turut membantu menghasilkan sejumlah kebutuhan visual bagi pelaku UMKM.

Setiap pelaku usaha memperoleh logo, banner, dan stiker kemasan yang dirancang menyesuaikan karakteristik usaha masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan citra produk sekaligus memberikan nilai tambah ketika produk berhadapan dengan konsumen.

Koordinator KKN Tematik Kelompok 05 Universitas Muhammadiyah Jember, Asep Tumpak Sundara, mengatakan program tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Melalui program ini kami ingin membantu pelaku UMKM agar memiliki identitas usaha yang lebih kuat, mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta lebih mudah ditemukan masyarakat melalui digitalisasi lokasi usaha. Harapannya, usaha mereka dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih baik di era digital,” ujarnya.

Digitalisasi juga dilakukan dengan membantu membuat titik lokasi usaha pada Google Maps. Dengan adanya lokasi digital tersebut, masyarakat maupun calon pelanggan dari luar daerah dapat lebih mudah menemukan tempat usaha.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas sekaligus membuka peluang bagi UMKM Desa Mengen untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Tak berhenti pada digitalisasi lokasi, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan konten media sosial. Para pelaku UMKM mendapatkan penjelasan mengenai cara mengambil foto dan video produk yang menarik, menyusun materi promosi, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi langsung. Para pelaku UMKM dapat berkonsultasi mengenai strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing sehingga materi yang diberikan lebih mudah diterapkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.

Program tersebut mendapat respons positif dari para pelaku UMKM. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai pentingnya branding dan pemasaran digital.

Keberadaan logo, banner, stiker kemasan, serta lokasi usaha di Google Maps dinilai memberikan identitas baru sekaligus membuat usaha terlihat lebih profesional.

Salah satu pelaku UMKM, Ibu Tin, mengapresiasi pendampingan yang diberikan mahasiswa KKN. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan baru tentang bagaimana memanfaatkan media digital untuk mempromosikan produk.


“Kami sangat senang dan terbantu dengan pendampingan yang diberikan. Sekarang usaha kami memiliki logo, banner, dan lokasi di Google Maps. Kami juga mendapat ilmu baru tentang cara mempromosikan produk melalui media sosial sehingga lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 05 Universitas Muhammadiyah Jember berupaya menghadirkan pengabdian yang tidak berhenti pada pemberian materi. Pendampingan dilakukan dengan memberikan perangkat branding sekaligus keterampilan yang dapat digunakan pelaku UMKM secara mandiri.

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Mengen untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing, dan memperluas jangkauan pemasaran. Dengan pemanfaatan teknologi secara berkelanjutan, produk-produk lokal Desa Mengen diharapkan semakin dikenal masyarakat luas dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect