KKN Tematik Kelompok 05 Unmuh Jember Dorong UMKM Desa Mengen Naik Kelas Lewat Digitalisasi
Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu kunci bagi
pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan
pasar. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 05
Universitas Muhammadiyah Jember menghadirkan program pemberdayaan UMKM melalui
pelatihan konten media sosial, penguatan branding usaha, hingga digitalisasi
lokasi penjualan di Desa Mengen, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Rabu
(5/8/2026).
Kegiatan ini dirancang tidak sekadar memberikan materi,
tetapi juga menghadirkan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM.
Mahasiswa membantu pelaku usaha membangun identitas bisnis yang lebih
profesional sekaligus mengenalkan strategi pemasaran yang sesuai dengan
perkembangan teknologi digital.
Program dilaksanakan di dua lokasi, yakni kediaman Ibu
Murtini dan Bapak Ramli di Dusun Mengen Utara serta kediaman Ibu Khosniati di
Dusun Mengen Barat. Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Kepala Dusun
Mengen Barat, Sutrisno, yang hadir meninjau secara langsung pelaksanaan
program.
Salah satu fokus utama program adalah penguatan branding. Para mahasiswa KKN tidak hanya menjelaskan pentingnya identitas usaha, tetapi turut membantu menghasilkan sejumlah kebutuhan visual bagi pelaku UMKM.
Setiap pelaku usaha memperoleh logo, banner, dan stiker
kemasan yang dirancang menyesuaikan karakteristik usaha masing-masing. Langkah
tersebut diharapkan mampu meningkatkan citra produk sekaligus memberikan nilai
tambah ketika produk berhadapan dengan konsumen.
Koordinator KKN Tematik Kelompok 05 Universitas Muhammadiyah
Jember, Asep Tumpak Sundara, mengatakan program tersebut merupakan bentuk
pengabdian mahasiswa untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan
teknologi.
“Melalui program ini kami ingin membantu pelaku UMKM agar
memiliki identitas usaha yang lebih kuat, mampu memanfaatkan media sosial
sebagai sarana promosi, serta lebih mudah ditemukan masyarakat melalui
digitalisasi lokasi usaha. Harapannya, usaha mereka dapat berkembang dan
memiliki daya saing yang lebih baik di era digital,” ujarnya.
Digitalisasi juga dilakukan dengan membantu membuat titik lokasi usaha pada Google Maps. Dengan adanya lokasi digital tersebut, masyarakat maupun calon pelanggan dari luar daerah dapat lebih mudah menemukan tempat usaha.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas
sekaligus membuka peluang bagi UMKM Desa Mengen untuk menjangkau konsumen yang
lebih luas.
Tak berhenti pada digitalisasi lokasi, mahasiswa juga
memberikan pelatihan pembuatan konten media sosial. Para pelaku UMKM
mendapatkan penjelasan mengenai cara mengambil foto dan video produk yang
menarik, menyusun materi promosi, serta memanfaatkan media sosial sebagai
sarana pemasaran.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan
diskusi langsung. Para pelaku UMKM dapat berkonsultasi mengenai strategi
promosi yang sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing sehingga materi
yang diberikan lebih mudah diterapkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.
Program tersebut mendapat respons positif dari para pelaku
UMKM. Mereka mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai pentingnya branding
dan pemasaran digital.
Keberadaan logo, banner, stiker kemasan, serta lokasi usaha
di Google Maps dinilai memberikan identitas baru sekaligus membuat usaha
terlihat lebih profesional.
Salah satu pelaku UMKM, Ibu Tin, mengapresiasi pendampingan
yang diberikan mahasiswa KKN. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan wawasan
baru tentang bagaimana memanfaatkan media digital untuk mempromosikan produk.
“Kami sangat senang dan terbantu dengan pendampingan yang
diberikan. Sekarang usaha kami memiliki logo, banner, dan lokasi di Google
Maps. Kami juga mendapat ilmu baru tentang cara mempromosikan produk melalui
media sosial sehingga lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha,” tuturnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Kelompok 05
Universitas Muhammadiyah Jember berupaya menghadirkan pengabdian yang tidak
berhenti pada pemberian materi. Pendampingan dilakukan dengan memberikan
perangkat branding sekaligus keterampilan yang dapat digunakan pelaku UMKM
secara mandiri.
Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM
Desa Mengen untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan
daya saing, dan memperluas jangkauan pemasaran. Dengan pemanfaatan teknologi
secara berkelanjutan, produk-produk lokal Desa Mengen diharapkan semakin
dikenal masyarakat luas dan mampu berkembang secara berkelanjutan.
Tags : Berita KKN Pengabdian

Posting Komentar