Mahasiswa KKN Unmuh Jember Bangun Tempat Pembakaran Sampah Minim Asap di Desa Karang Melok
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Kelompok 21 membangun tempat pembakaran sampah minim asap di Desa Karang Melok, Kabupaten Bondowoso, pada Selasa (4/8/2026). Program tersebut menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat mengatasi keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah di desa.
Pembangunan fasilitas ini berangkat dari hasil observasi
mahasiswa selama pelaksanaan KKN yang menunjukkan masih minimnya Tempat
Pembuangan Sampah (TPS) di Desa Karang Melok. Kondisi tersebut menyebabkan
warga belum memiliki lokasi yang memadai untuk membuang maupun mengelola sampah
rumah tangga.
Salah satu anggota KKN Kelompok 21, Achmad Irsyad
Baidlowi, menjelaskan bahwa program tersebut dipilih karena sesuai dengan
kebutuhan masyarakat.
"Di Desa Karang Melok masih kekurangan tempat
pembuangan sampah atau TPS. Karena itu, kami berinisiatif membangun tempat
pembakaran sampah yang minim asap agar dapat dimanfaatkan masyarakat,"
ujarnya.
Tempat pembakaran sampah tersebut dibangun dengan ukuran
sekitar 1 meter × 1 meter dengan tinggi kurang lebih 1,5 meter.
Mahasiswa merancangnya menggunakan cerobong berukuran lebih kecil sehingga asap
hasil pembakaran dapat diminimalkan dan tidak terlalu mengganggu lingkungan
sekitar.
Fasilitas tersebut dapat digunakan untuk membakar berbagai
jenis sampah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, sehingga diharapkan
mampu menjadi alternatif pengelolaan sampah bagi warga.
Menurut Irsyad, keberadaan tempat pembakaran sampah ini
diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak lagi membuang
sampah sembarangan.
"Harapan kami, masyarakat Desa Karang Melok tidak lagi
membuang sampah sembarangan. Dengan adanya tempat pembakaran sampah ini, warga
bisa membuang sampah di satu lokasi yang telah disediakan sehingga lingkungan
desa menjadi lebih bersih," katanya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah
Jember berupaya menghadirkan solusi sederhana namun berdampak nyata bagi
masyarakat. Selain membantu mengatasi persoalan sampah, pembangunan tempat
pembakaran minim asap juga menjadi bentuk implementasi pengabdian mahasiswa
dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan
nyaman.
Tags : Berita KKN Pengabdian

.jpeg)

Posting Komentar