Rabu, 05 Agustus 2026

Mahasiswa KKN Unmuh Jember Ubah Limbah Plastik Menjadi Ecobrick di Desa Karang Melok

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Kelompok 21 menginisiasi program pembuatan ecobrick sebagai upaya mengurangi limbah plastik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Karang Melok, Kabupaten Bondowoso, pada Selasa (4/8/2026).

Program ini lahir dari hasil survei mahasiswa yang menemukan masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah anorganik, khususnya limbah plastik yang sulit terurai secara alami.

Salah satu anggota KKN Kelompok 21, Imelita Nasya Diantha, menjelaskan bahwa ecobrick dipilih sebagai solusi sederhana yang mudah diterapkan masyarakat dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas di sekitar mereka.

"Setelah kami melakukan survei, kami melihat masyarakat masih kurang memahami cara mengolah limbah sampah anorganik, terutama plastik. Karena itu kami memanfaatkan botol bekas dan sampah plastik menjadi ecobrick," ujarnya.

Ecobrick merupakan teknik pengelolaan sampah dengan memanfaatkan botol plastik bekas yang diisi padat menggunakan limbah plastik seperti bungkus makanan atau kantong plastik. Seluruh bahan yang digunakan berasal dari sampah yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna.

Menurut Imelita, selain membantu mengurangi jumlah limbah plastik, ecobrick juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat berbagai fasilitas sederhana, seperti kursi, meja, pembatas taman, maupun elemen dekoratif di lingkungan sekitar.

Mahasiswa KKN berharap program tersebut dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah sebelum dibuang.

"Harapan kami, kegiatan ini dapat membantu mengurangi limbah plastik karena sampah plastik sangat sulit terurai. Selain itu, ecobrick juga bisa dimanfaatkan untuk mengisi atau mempercantik ruang-ruang yang belum dimanfaatkan di lingkungan desa. Ke depan, kami berharap masyarakat dapat melanjutkan dan mengembangkan program ini secara mandiri," jelasnya.

Melalui program pembuatan ecobrick, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember tidak hanya memberikan edukasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga menghadirkan solusi yang mudah diterapkan, ramah lingkungan, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat. Program ini diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Karang Melok sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

 

Tags :

bm
Created by: News Unmuh Jember

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect