Mahasiswa Bangladesh Pilih Unmuh Jember, Tertarik Kualitas Pendidikan dan Lingkungan Islami
Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember kembali memperkuat daya tariknya sebagai salah satu perguruan tinggi pilihan mahasiswa internasional. Sejumlah mahasiswa asal Bangladesh memilih melanjutkan pendidikan di Unmuh Jember karena mempertimbangkan kualitas pendidikan, biaya hidup yang terjangkau, serta lingkungan masyarakat yang ramah dan memiliki kedekatan budaya Islam.
Salah satu mahasiswa asal Bangladesh, Tamjid, mahasiswa Program Studi Akuntansi, mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi pilihannya setelah mempertimbangkan sejumlah negara lain, seperti Pakistan, Jepang, dan China.
Menurutnya, Indonesia memiliki lingkungan yang nyaman bagi mahasiswa Bangladesh. Kesamaan sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim menjadi salah satu faktor yang membuatnya lebih mudah merasa dekat dengan kehidupan sosial dan budaya di Indonesia.
“Saya memilih Indonesia dan Unmuh Jember karena kualitas pendidikannya yang baik, biaya hidup yang terjangkau, dan budaya yang ramah,” ujar Tamjid.
Sebelum memutuskan untuk datang ke Indonesia, Tamjid memperoleh informasi mengenai kehidupan dan pendidikan di Indonesia dari sejumlah temannya yang lebih dahulu menempuh pendidikan di Jember.
Hal serupa dialami Faizan, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro. Lulusan salah satu madrasah Islam di Chattogram, Bangladesh, tersebut memang telah memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Faizan bahkan sempat mendapatkan penerimaan dari sejumlah perguruan tinggi di negara lain. Namun, program yang ditawarkan dinilai belum sesuai dengan ambisi dan cita-citanya. Kesempatan kemudian datang ketika ia memperoleh informasi mengenai beasiswa mahasiswa asing yang ditawarkan Unmuh Jember.
“Saya mendapatkan informasi tentang beasiswa mahasiswa asing Unmuh Jember dari Dhaka Scholars Forum. Mereka mendapatkan informasi tersebut dari postingan akun resmi Instagram Unmuh Jember,” ungkapnya.
Setelah memperoleh informasi tersebut, Faizan tidak langsung mengambil keputusan. Ia terlebih dahulu mencari informasi lebih jauh mengenai Unmuh Jember, khususnya Program Studi Teknik Elektro, melalui website, YouTube, serta berbagai media sosial.
Informasi mengenai Unmuh Jember juga tidak terlepas dari jejaring kerja sama pendidikan yang telah terbangun. Dhaka Scholars Forum sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan salah satu perguruan tinggi di Jember, yaitu Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) dan turut memfasilitasi penerimaan mahasiswa asal Bangladesh di kampus tersebut. Dari jejaring tersebut, staf UIN KHAS kemudian turut memberikan informasi mengenai kesempatan studi di Unmuh Jember.
Tahun ini, Dhaka Scholars Forum kembali memfasilitasi mahasiswa asal Bangladesh untuk melanjutkan pendidikan di Unmuh Jember.
Memulai kehidupan di negara baru tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Para mahasiswa Bangladesh tersebut mengaku masih berada dalam proses beradaptasi dengan bahasa, makanan, budaya, serta kebiasaan masyarakat Indonesia yang memiliki sejumlah perbedaan dengan Bangladesh.
Tamjid mengakui bahwa proses adaptasi tersebut terkadang terasa cukup berat. Namun, keramahan masyarakat dan dukungan dari lingkungan kampus membuatnya optimis dapat segera menyesuaikan diri.
“Saya masih dalam tahap adaptasi dengan budaya, bahasa, dan makanan di Indonesia karena sangat berbeda dengan Bangladesh. Kadang-kadang terasa berat, namun insyaAllah saya akan segera bisa beradaptasi,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada staf Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI) Unmuh Jember, yang menurutnya banyak membantu proses adaptasi mahasiswa internasional.
Kehadiran mahasiswa asal Bangladesh tidak hanya menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa yang bersangkutan, tetapi juga membuka peluang terbentuknya jejaring akademik dan sosial antara Indonesia dan Bangladesh.
Abdullah, mahasiswa Program Studi Manajemen, mengatakan dirinya tidak ragu untuk merekomendasikan Unmuh Jember kepada teman maupun keluarganya di Bangladesh.
Menurutnya, keramahan lingkungan kampus, kesamaan budaya Muslim, serta peluang membangun koneksi lintas negara menjadi alasan kuat untuk merekomendasikan Unmuh Jember.
“Saya pasti akan merekomendasikan berkuliah di Unmuh Jember kepada rekan dan keluarga lainnya. Alasannya adalah lingkungan yang sangat ramah dan menyambut kami dengan baik, budaya Muslim yang mirip dengan Bangladesh, dan sebagai kesempatan untuk membangun koneksi lintas negara,” jelas Abdullah.
Menurutnya, meskipun berasal dari kawasan Asia Selatan, terdapat sejumlah kesamaan budaya yang membuat mahasiswa Bangladesh lebih mudah berinteraksi dan beradaptasi dengan masyarakat Indonesia.
Menariknya, pengalaman selama berada di Indonesia mulai mengubah rencana pendidikan Tamjid. Semula, ia memiliki rencana menyelesaikan pendidikan sarjana di Indonesia, kemudian melanjutkan S2 di Australia dan S3 di Amerika Serikat atau Jerman.
Namun, setelah merasakan langsung suasana akademik dan kehidupan di Indonesia, ia mulai mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan magister di Indonesia, khususnya di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.
Bahkan, ia memiliki cita-cita untuk menjadi dosen dan berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia.
Sementara itu, Abdullah masih memiliki target untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di Eropa, Amerika Serikat, atau Australia. Ia ingin memperluas pengalaman akademik, melakukan berbagai penelitian, dan kelak menjadi dosen di salah satu universitas di Eropa.
Meski demikian, Indonesia tetap menjadi pilihan yang terbuka baginya.
“Jika ada kesempatan, saya akan mencoba mewujudkan cita-cita saya di negara tersebut. Namun jika tidak, dengan senang hati saya akan meneruskan S2 di sini. InsyaAllah,” ungkapnya.
Kehadiran mahasiswa Bangladesh tersebut menunjukkan bahwa internasionalisasi Unmuh Jember tidak hanya berlangsung melalui kerja sama kelembagaan, tetapi juga melalui pengalaman langsung mahasiswa lintas negara.
Keramahan lingkungan kampus, kedekatan budaya, serta akses pendidikan yang kompetitif menjadi bagian dari pengalaman yang membuat Unmuh Jember semakin dikenal di kalangan calon mahasiswa internasional.

Posting Komentar