Senin, 26 Oktober 2026

Hadirkan English Corner, Mahasiswa KKN-T Mandiri Unmuh Jember Bangun Kepercayaan Diri Anak Berbahasa Inggris


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Mandiri Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menghadirkan program English Corner di Dusun Semboro Lor, RT 002/RW 024, Desa Semboro, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Program ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri anak-anak dalam berbicara bahasa Inggris melalui pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dijangkau masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Minggu tersebut bertempat di kediaman Fadhila Nurul Fazriyah, mahasiswa KKN-T Mandiri Unmuh Jember sekaligus pelaksana program. Sebelum kegiatan dimulai, sosialisasi kepada orang tua calon peserta telah dilaksanakan pada Minggu (11/10/2026).

Pertemuan pertama English Corner berlangsung pada Minggu (18/10/2026), pukul 18.00–19.30 WIB, dengan mengusung topik “My Super Introduction”. Sebanyak 10 anak dari jenjang kelas II sekolah dasar (SD) hingga kelas I sekolah menengah pertama (SMP) mengikuti kegiatan tersebut.

Pada pertemuan awal, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap kemampuan dasar peserta, terutama dalam memperkenalkan diri, menggunakan kosakata sederhana, dan melafalkan kata-kata bahasa Inggris (pronunciation). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memahami kemampuan peserta sekaligus menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan mereka.

Program kemudian berlanjut pada pertemuan kedua, Minggu (25/10/2026), dengan topik “Find Someone Who: Asking and Answering about Personal Experiences”. Kegiatan ini kembali diikuti oleh 10 peserta yang diajak berlatih mengajukan dan menjawab pertanyaan dalam bahasa Inggris mengenai pengalaman pribadi melalui permainan interaktif Find Someone Who.

Melalui permainan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan bahasa Inggris secara langsung, melatih keterampilan menyimak, serta membangun keberanian berkomunikasi dalam suasana yang lebih santai. Metode pembelajaran berbasis permainan dipilih agar anak-anak dapat belajar tanpa merasa takut melakukan kesalahan.

Fadhila Nurul Fazriyah menjelaskan bahwa English Corner tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan kepercayaan diri anak dalam menggunakan bahasa Inggris.

“Tujuan utama kami bukan sekadar teori, tetapi membangun kepercayaan diri anak. Kami ingin mereka berani berbicara bahasa Inggris terlebih dahulu, kemudian secara bertahap memperbaiki kosakata dan pronunciation. Karena itu, kegiatan dirancang melalui permainan dan interaksi agar anak-anak merasa nyaman saat belajar,” ujarnya.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Semboro. Kepala Desa Semboro, Antony, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program yang dinilai memberikan kesempatan belajar tambahan bagi anak-anak di wilayahnya.

“Kami dari Pemerintah Desa Semboro sangat mendukung program English Corner ini. Kegiatan ini sangat positif untuk anak-anak di Dusun Semboro Lor. Semoga bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari orang tua peserta. Program ini dinilai dapat menjadi alternatif pembelajaran di luar jam sekolah dan lembaga kursus. Dengan pelaksanaan yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal, anak-anak diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk berlatih bahasa Inggris tanpa harus mengikuti pembelajaran formal di tempat kursus.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN, Dr. Dzarna, M.Pd., menambahkan bahwa program tersebut merupakan bentuk penerapan kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

“English Corner adalah implementasi langsung dari ilmu yang didapatkan mahasiswa FKIP. Kendala perbedaan jenjang SD dan SMP justru menjadi tantangan pedagogis untuk melakukan penyesuaian materi dan pendampingan,” jelasnya.

Melalui dua pertemuan awal, English Corner mulai mengembangkan pembelajaran secara bertahap, dari keterampilan memperkenalkan diri hingga kemampuan mengajukan dan menjawab pertanyaan tentang pengalaman pribadi. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan keterampilan komunikasi sekaligus menumbuhkan motivasi untuk terus belajar bahasa Inggris.

Fadhila menegaskan bahwa program English Corner direncanakan berlangsung secara rutin setiap hari Minggu dan diupayakan tetap berlanjut setelah masa KKN-T berakhir. Keberlanjutan program diharapkan dapat menghadirkan ruang belajar bahasa Inggris yang menyenangkan, mudah diakses, dan bermanfaat bagi anak-anak di Dusun Semboro Lor.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Mandiri Unmuh Jember tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berkontribusi dalam memperluas akses pembelajaran bahasa Inggris di lingkungan masyarakat. Langkah sederhana ini diharapkan menjadi awal bagi tumbuhnya generasi muda yang lebih percaya diri, berani berkomunikasi, dan siap menghadapi tantangan di era global.

Tags :

bm
Created by: SUKRON KASYIR

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect