Mahasiswa RPL PGPAUD Unmuh Jember Gelar Parenting dan Gebyar Mewarnai di Bondowoso
Mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Dewi Ratnasari, menggelar kegiatan parenting bertema “Sinergi Orang Tua dan Guru Cegah Bullying” yang dirangkaikan dengan Gebyar Mewarnai Ibu dan Anak di Kelompok Bermain (KB) Nurul Hamdi, Desa Kalianyar, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dan guru tentang pentingnya kerja sama dalam mencegah perilaku bullying sejak usia dini. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara keluarga dan sekolah melalui aktivitas edukatif yang mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan diikuti oleh lima orang guru, wali murid, serta 47 anak KB Nurul Hamdi. Dalam sesi parenting, Farida, S.Pd., hadir sebagai narasumber, sedangkan Dewi Ratnasari bertugas sebagai moderator sekaligus pendamping kegiatan.
Perkuat Peran Orang Tua dan Guru dalam Mencegah Bullying
Dalam pemaparan materi, Farida, S.Pd., mengajak orang tua dan guru untuk mengenali serta mencegah perilaku bullying sejak usia dini. Anak perlu dibiasakan menghargai teman, saling menyayangi, tidak mengejek maupun menyakiti orang lain, serta menggunakan kata-kata yang baik dalam berinteraksi.
Pencegahan bullying tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua di rumah. Penanaman pendidikan karakter perlu dilakukan secara konsisten di kedua lingkungan tersebut agar anak terbiasa menerapkan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Orang tua dapat berperan melalui berbagai tindakan sederhana, seperti memberikan teladan yang baik, mendengarkan cerita anak, mengajarkan empati, serta membiasakan anak menghormati orang lain. Sinergi tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Gebyar Mewarnai Bangun Kedekatan Ibu dan Anak
Setelah sesi parenting, kegiatan dilanjutkan dengan Gebyar Mewarnai yang melibatkan anak-anak bersama wali murid masing-masing. Aktivitas ini memberikan ruang bagi ibu dan anak untuk berkreasi sekaligus membangun kedekatan melalui kegiatan yang menyenangkan.
Selain menjadi sarana berekspresi, kegiatan mewarnai membantu anak mengenal warna, melatih koordinasi mata dan tangan, serta mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Keterlibatan orang tua juga memberikan kesempatan untuk mendampingi anak, memberikan dukungan, dan menghargai hasil karya mereka.
Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada hasil gambar, tetapi juga pada proses kebersamaan antara orang tua dan anak. Apresiasi yang diberikan orang tua dapat membantu menumbuhkan rasa percaya diri anak sekaligus menciptakan pengalaman belajar yang positif.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Anak-anak mengikuti aktivitas mewarnai dengan pendampingan orang tua, sementara guru turut mendukung kelancaran kegiatan di lingkungan sekolah.
Wujud Keterlibatan Mahasiswa dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Keterlibatan Dewi Ratnasari sebagai mahasiswa RPL PGPAUD Unmuh Jember menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan keluarga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga memperoleh pengalaman dalam mengembangkan keterampilan komunikasi, mengelola kegiatan edukatif, serta membangun hubungan positif antara pihak sekolah dan wali murid.
Kegiatan parenting dan Gebyar Mewarnai diharapkan dapat memperkuat kerja sama orang tua dan guru dalam mendampingi perkembangan anak, baik dari aspek sosial, emosional, maupun kreativitas.
Melalui kegiatan tersebut, orang tua diharapkan semakin memahami pentingnya pola pengasuhan positif di rumah, sedangkan guru terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Kolaborasi keluarga dan sekolah menjadi fondasi penting dalam membentuk anak yang percaya diri, peduli terhadap sesama, mampu menghargai perbedaan, serta terbiasa berperilaku positif sejak usia dini.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaksanaan program edukatif serupa secara berkelanjutan guna mendukung tumbuh kembang anak dan mewujudkan generasi yang berkarakter, kreatif, serta saling menghargai.


Posting Komentar