Kolaborasi KKN Unmuh Jember dan PPT Bunda Kasih, Perkuat Edukasi Pencegahan TBC
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, menggelar kegiatan parenting bertema Stop TBC pada Anak di PPT Bunda Kasih, Kelurahan Pacarkembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Firdaus Ali, narasumber dari PRTB Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI, untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan tuberkulosis (TBC) pada anak. Kegiatan mengusung tema “Stop TBC pada Anak, Lindungi Anak Sejak Dini, Wujudkan Generasi Sehat Berkualitas” sebagai upaya meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya menjaga kesehatan anak sejak usia dini.
Parenting ini diikuti oleh wali murid, kepala sekolah, Ketua PKK RW 03, serta anggota masyarakat sekitar. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penularan TBC, gejala yang perlu diwaspadai, serta pentingnya pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan apabila anak menunjukkan tanda-tanda yang mengarah pada penyakit tersebut.
Kepala sekolah dan Ketua PKK RW 03 turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Edukasi kesehatan dinilai penting, khususnya bagi para orang tua dan ibu rumah tangga, agar lebih waspada terhadap risiko TBC pada anak serta memahami langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah dan menangani penyakit tersebut.
TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dan dapat menular melalui udara. Pada anak, TBC perlu mendapat perhatian khusus karena infeksi yang tidak terdeteksi dan ditangani dengan tepat dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan serta tumbuh kembangnya.
Dalam kegiatan tersebut, orang tua diingatkan untuk mewaspadai sejumlah gejala yang dapat mengarah pada TBC, di antaranya berat badan anak yang tidak mengalami kenaikan dalam dua bulan terakhir meskipun telah mendapatkan asupan gizi yang baik, demam selama lebih dari dua minggu, serta batuk lebih dari dua minggu meskipun telah diberikan antibiotik.
Apabila anak mengalami gejala tersebut, orang tua dianjurkan segera membawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Pengenalan gejala sejak dini menjadi salah satu langkah penting agar anak memperoleh penanganan yang sesuai.
Kolaborasi antara mahasiswa KKN UnmuhJember, PPT Bunda Kasih, dan PRTB Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI ini diharapkan dapat memperkuat edukasi kesehatan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan TBC, terutama melalui perhatian terhadap kondisi kesehatan anak dan akses terhadap layanan kesehatan.
Melalui kegiatan parenting ini, kesadaran masyarakat di Kelurahan Pacarkembang, Surabaya, mengenai pencegahan TBC pada anak diharapkan semakin meningkat. Edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi berbagai pihak diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat serta menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.



Posting Komentar