Rabu, 28 Oktober 2026

Perkuat Pengasuhan Positif, Mahasiswa KKN Unmuh Jember Edukasi 40 Wali Murid di Jombang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Sri Handayani, menggelar edukasi mengenai regulasi emosi dan pengasuhan positif bagi orang tua di TK Bidayatul Mukmin, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini diikuti 40 peserta yang terdiri atas wali murid, kepala sekolah, dan dewan guru.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya mengelola emosi dan menerapkan pola pengasuhan positif dalam mendampingi tumbuh kembang anak usia dini. Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember dalam memberdayakan masyarakat melalui edukasi keluarga sekaligus memperkuat kolaborasi antara orang tua dan satuan pendidikan.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan emosi, strategi mengelola emosi orang tua, komunikasi positif dengan anak, pemberian apresiasi terhadap perilaku baik, serta penerapan disiplin tanpa kekerasan verbal maupun fisik. Pemahaman tersebut diharapkan membantu orang tua membangun interaksi yang lebih responsif, suportif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Kegiatan berlangsung melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan berbagi pengalaman bersama narasumber Ust. Titik Handayani, S.Pd., M.Pd. Melalui pendekatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk membahas berbagai tantangan dalam pengasuhan serta memahami strategi yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

Salah satu fokus pembahasan adalah pentingnya regulasi emosi dalam mendampingi anak usia dini. Pada tahap perkembangan ini, anak masih belajar mengenali, mengekspresikan, dan mengelola perasaannya. Karena itu, orang tua perlu memberikan pendampingan secara sabar, konsisten, dan penuh kasih sayang.

Respons orang tua terhadap perilaku anak turut memengaruhi terbentuknya rasa aman dan kualitas interaksi dalam keluarga. Ketika anak menghadapi emosi yang kuat, orang tua dapat membantu dengan mendengarkan perasaan anak, memberikan penjelasan sederhana, serta membimbingnya menemukan cara yang tepat untuk mengekspresikan emosi tanpa menyakiti diri sendiri maupun orang lain.


Selain membahas pengasuhan di rumah, kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mewujudkan lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak. Keselarasan pendekatan pengasuhan di rumah dan pendidikan di sekolah diharapkan membantu anak membangun kebiasaan positif, mengembangkan karakter, serta memperoleh dukungan perkembangan yang sesuai kebutuhannya.

Melalui kegiatan yang melibatkan 40 peserta ini, Sri Handayani berharap orang tua dan pendidik semakin memahami pentingnya regulasi emosi serta penerapan pengasuhan positif. Edukasi tersebut juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember dalam mendukung peningkatan kualitas pengasuhan dan penguatan ekosistem pendidikan anak usia dini.

Keberlanjutan penerapan pengasuhan positif membutuhkan komitmen bersama antara orang tua, guru, dan lembaga pendidikan. Dengan membangun komunikasi yang efektif, memberikan keteladanan, serta menghargai kebutuhan dan perasaan anak, lingkungan keluarga dan sekolah diharapkan dapat menjadi ruang yang mendukung perkembangan emosional, sosial, dan pembentukan karakter anak sejak dini.

Tags :

bm
Created by: SUKRON KASYIR

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect