Perkuat Wawasan Pendidik, Mahasiswa KKN PG PAUD Unmuh Jember Sosialisasikan Pembelajaran STEAM dan Loose Parts
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Yuliastatik, menggelar sosialisasi dan diskusi interaktif tentang pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) dan loose parts bagi pendidik PAUD se-Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (17/10/2026) tersebut bertempat di Balai Desa Bago, Kecamatan Pasirian. Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas TK, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI), kepala sekolah, serta para guru PAUD di wilayah setempat.
Program ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pendidik PAUD untuk memperkuat pemahaman mengenai konsep pembelajaran inovatif, khususnya dalam merancang kegiatan belajar yang kreatif dan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar. Melalui sosialisasi dan diskusi terbuka, para peserta diajak memahami penerapan STEAM dan loose parts dalam mendukung proses belajar anak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan melalui pemaparan konsep dan diskusi interaktif. Para guru memperoleh kesempatan untuk bertukar pandangan, menyampaikan pengalaman, serta membahas tantangan dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEAM dan loose parts di lembaga masing-masing.
Pendekatan STEAM mengintegrasikan unsur sains, teknologi, rekayasa, seni, dan matematika dalam proses pembelajaran. Sementara itu, loose parts merupakan material yang dapat dipindahkan, dikombinasikan, dan digunakan secara beragam oleh anak untuk mengeksplorasi ide serta mengembangkan kreativitas.
Kedua pendekatan tersebut dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di lingkungan sekitar. Dengan perencanaan yang sesuai, pendidik dapat menghadirkan pengalaman belajar yang mendorong rasa ingin tahu, kreativitas, eksplorasi, dan kemampuan anak dalam memecahkan masalah.
Dalam forum tersebut, Pengawas TK Kecamatan Pasirian turut mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Yuliastatik. Pemahaman konseptual yang baik dinilai menjadi bekal penting bagi guru dalam merancang media dan kegiatan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan anak.
Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat sambutan positif dari para peserta. Diskusi yang berlangsung diharapkan dapat membantu menyamakan pemahaman antarp pendidik sekaligus mendorong pemanfaatan material sederhana sebagai sumber belajar yang kreatif dan terjangkau.
Sebagai rangkaian penguatan wawasan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan edukatif ke Eco Green Park, Malang, pada Kamis (22/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, para peserta berkesempatan mengamati berbagai bentuk penataan lingkungan dan pemanfaatan material, termasuk ban bekas dan struktur kayu, sebagai inspirasi dalam mengembangkan lingkungan belajar yang menarik.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi para pendidik untuk memperoleh referensi visual mengenai pengelolaan ruang dan lingkungan edukatif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya gagasan guru dalam menciptakan kegiatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan anak.
Melalui rangkaian program KKN Mandiri ini, Yuliastatik berharap wawasan yang diperoleh para pendidik dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di lembaga masing-masing. Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa, pengawas, pengurus IGTKI, kepala sekolah, dan guru diharapkan terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kecamatan Pasirian.



Posting Komentar