Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unmuh Jember Ajak Anak KB 02 Banyuglugur Daur Ulang Barang Bekas
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Winda Sri Wahyuni, mengajak anak-anak KB 02 Banyuglugur membuat tempat pensil dari barang bekas pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya menanamkan karakter cinta lingkungan sejak usia dini melalui aktivitas kreatif dan edukatif.
Kegiatan tersebut melibatkan anak-anak, wali murid, dan mahasiswa KKN. Melalui praktik sederhana, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya memanfaatkan kembali barang bekas agar tidak langsung berakhir menjadi sampah.
Bahan yang digunakan untuk membuat tempat pensil meliputi botol plastik bekas, kardus, dan sedotan. Barang-barang tersebut diolah menjadi benda yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk menyimpan alat tulis.
Belajar Kreatif Sambil Menjaga Lingkungan
Kegiatan diawali dengan pengenalan bahan-bahan yang akan digunakan. Anak-anak mendapatkan penjelasan sederhana mengenai pemanfaatan barang bekas serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Selanjutnya, anak-anak mengikuti proses pembuatan tempat pensil dengan pendampingan mahasiswa KKN dan dukungan wali murid. Melalui kegiatan praktik langsung, anak-anak memperoleh kesempatan untuk berkreasi sekaligus melatih keterampilan motorik halus sesuai tahap perkembangannya.
Penggunaan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar juga memberikan pemahaman bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat diolah menjadi sesuatu yang berguna. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada hasil karya, tetapi juga pada proses mengenalkan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Ajarkan Anak Memilah Sampah Sejak Dini
Selain membuat kerajinan, anak-anak diajak memilah sisa bahan setelah kegiatan selesai. Mereka diperkenalkan pada kebiasaan memisahkan bahan yang masih dapat dimanfaatkan kembali dan membuang sampah pada tempatnya.
Pembiasaan tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter peduli lingkungan. Anak-anak belajar bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai melalui tindakan sederhana dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, anak-anak berhasil membuat tempat pensil dari botol plastik bekas, kardus, dan sedotan. Mereka juga memperoleh pengalaman langsung mengenai pemanfaatan barang bekas serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Perkuat Pendidikan Karakter melalui Kegiatan Kreatif
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan cinta lingkungan dapat diperkenalkan sejak usia dini melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk membiasakan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan wali murid turut mendukung proses pembelajaran. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, dan keluarga diharapkan dapat memperkuat kebiasaan menjaga kebersihan serta memanfaatkan barang bekas, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Melalui program ini, mahasiswa KKN PG PAUD Unmuh Jember turut menerapkan pembelajaran pendidikan anak usia dini dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pembuatan tempat pensil dari barang bekas diharapkan menjadi langkah sederhana untuk menumbuhkan generasi yang kreatif, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan sejak dini.



Posting Komentar