Mahasiswa KKN Mandiri Unmuh Jember Edukasi Orang Tua tentang Pola Asuh Positif di Situbondo
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember), Norhayati, menggelar edukasi pola asuh positif bagi orang tua anak usia dini di RA Hidayatul Qodiri, Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, Rabu (4/11/2026).
Mengusung tema “Membangun Generasi Hebat melalui Pola Asuh Orang Tua yang Positif”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pengasuhan yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PC IGRA Banyuglugur yang memberikan sambutan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan edukasi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN dan berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan orang tua dalam mendidik, membimbing, serta mendampingi anak.
Dalam penyampaian materi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai beberapa aspek penting pola asuh positif, mulai dari mengenali karakter anak, membangun komunikasi yang baik, mengajarkan kedisiplinan, melatih kemandirian, hingga mendampingi penggunaan gawai pada anak.
Orang tua juga diajak memahami bahwa keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak. Kasih sayang, perhatian, pendampingan, serta keteladanan dari orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak.
Selain pemaparan materi, kegiatan dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para orang tua berkesempatan menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengasuhan sehari-hari, seperti menghadapi anak yang mudah menangis ketika keinginannya tidak terpenuhi maupun anak yang kesulitan mengikuti aturan.
Sebagai bentuk tindak lanjut, mahasiswa KKN mengadakan kegiatan Papan Komitmen Orang Tua Hebat. Melalui kegiatan ini, para orang tua menuliskan komitmen sederhana yang akan diterapkan dalam mendampingi anak di rumah. Beberapa komitmen tersebut antara lain meluangkan waktu bersama anak, mengurangi kebiasaan membentak, mendengarkan cerita anak, serta membatasi penggunaan gawai.
Kegiatan Papan Komitmen menjadi sarana bagi orang tua untuk merefleksikan kebiasaan pengasuhan sekaligus membangun tekad menerapkan pola asuh yang lebih positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Norhayati berharap orang tua semakin memahami pentingnya pola asuh positif dan mampu menerapkannya secara konsisten di lingkungan keluarga. Edukasi ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara orang tua dan guru dalam mendukung tumbuh kembang serta pembentukan karakter anak usia dini.


Posting Komentar