Mahasiswa KKN Tematik Berdampak Unmuh Jember Latih Wali Murid PPT Edelweiss Membuat Tahu Fantasi Sehat Tanpa Tambahan MSG
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) menggelar pelatihan pembuatan tahu fantasi sehat tanpa tambahan monosodium glutamat (MSG) bagi wali murid PPT Edelweiss, Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja bertema “PHBS Sejak Dini: Anak Cerdas dengan PHBS”. Program tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pentingnya pemenuhan gizi anak sekaligus memperkenalkan keterampilan mengolah bahan makanan sederhana menjadi hidangan yang sehat dan menarik.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa memperkenalkan tahu fantasi, yaitu olahan tahu yang dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan, seperti wortel, telur, ikan, dan mi. Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah penggunaan kaldu udang alami yang dibuat dari kepala dan kulit udang segar sebagai penambah cita rasa tanpa menambahkan MSG.
Tidak hanya mendapatkan penjelasan, para wali murid juga terlibat langsung dalam proses pembuatan tahu fantasi. Peserta diajak menyiapkan bahan, memecahkan telur, membuat adonan, serta mencampurkan seluruh bahan sebelum memasuki proses pengolahan.
Melalui praktik tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai tahapan pembuatan tahu fantasi sehingga keterampilan yang didapatkan dapat diterapkan kembali di rumah. Penggunaan bahan-bahan yang mudah ditemukan juga menjadikan olahan ini sebagai salah satu alternatif menu makanan bagi anak usia dini.
Salah satu peserta pelatihan, Mama Anin, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Ternyata tahu dan sayuran bisa diolah menjadi makanan yang menarik untuk anak-anak. Bahannya juga mudah didapat dan cara membuatnya cukup sederhana,” ungkap Mama Anin.
Selain pelatihan memasak, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak serta pencegahan stunting. Materi turut mencakup penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta teknik pengemasan makanan secara higienis.
Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran orang tua dalam memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi anak, mulai dari pemilihan bahan, proses pengolahan, hingga penyajiannya.
Pihak PPT Edelweiss menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Keterampilan yang diperoleh para wali murid diharapkan tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan makanan bergizi keluarga, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha rumahan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Tematik Berdampak Unmuh Jember berharap para wali murid semakin kreatif dalam menyediakan makanan sehat bagi anak sekaligus mampu melihat peluang ekonomi dari keterampilan pengolahan pangan. Dengan demikian, program ini tidak hanya mendukung penerapan PHBS sejak dini, tetapi juga mendorong pemberdayaan keluarga melalui pemanfaatan bahan pangan sederhana.


Posting Komentar