Manfaatkan Umbi-Umbian, Mahasiswa KKN RPL PG-PAUD Unmuh Jember Latih Wali Murid Stimulasi Motorik Halus Anak
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) Gelombang 2 Tahun 2026 menggelar pelatihan keterampilan motorik halus anak melalui media umbi-umbian bagi wali murid. Kegiatan tersebut berlangsung di MI Muhammadiyah 01 pada Senin (26/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Pelatihan ini bertujuan membekali orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan praktis untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak di rumah. Melalui pemanfaatan bahan sederhana yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, orang tua diharapkan dapat menghadirkan aktivitas belajar yang edukatif tanpa harus menggunakan media pembelajaran yang mahal.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan teknik mencetak menggunakan berbagai jenis umbi-umbian, seperti kentang, ubi jalar, dan singkong. Media tersebut diolah menjadi alat cetak dengan beragam bentuk dan pola menarik, seperti bunga, bintang, maupun bentuk geometris.
Pelatihan diawali dengan pemaparan mengenai pentingnya stimulasi motorik halus sejak usia dini. Kemampuan ini berkaitan dengan koordinasi otot-otot kecil, terutama pada jari dan tangan, serta koordinasi antara mata dan tangan. Stimulasi yang dilakukan secara rutin dapat membantu anak mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam aktivitas sehari-hari.
Selanjutnya, mahasiswa memberikan demonstrasi pembuatan alat cetak dari umbi-umbian. Permukaan umbi dibentuk sesuai pola yang diinginkan, kemudian diberi pewarna makanan yang aman digunakan sebelum diaplikasikan pada kertas.
Para wali murid juga berkesempatan mempraktikkan langsung tahapan pembuatan hingga proses mencetak. Dengan praktik tersebut, orang tua tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga pengalaman yang dapat diterapkan saat mendampingi anak belajar di rumah.
Salah satu wali murid yang mengikuti kegiatan menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan baru mengenai cara sederhana untuk mengembangkan motorik halus dan kreativitas anak.
“Pelatihan ini sangat membuka wawasan kami sebagai orang tua. Ternyata untuk melatih motorik halus dan kreativitas anak di rumah, kita tidak perlu membeli mainan mahal. Cukup memanfaatkan bahan sederhana seperti umbi-umbian yang ada di sekitar kita,” ungkapnya.
Pihak sekolah juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada wali murid. Kegiatan semacam ini dinilai dapat memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung proses tumbuh kembang anak.
Melalui pelatihan ini, wali murid diharapkan mampu mengembangkan berbagai alternatif aktivitas pembelajaran yang kreatif, ekonomis, dan mudah diterapkan di rumah. Pemanfaatan umbi-umbian sebagai media stimulasi juga menjadi contoh bahwa bahan sederhana di sekitar dapat diolah menjadi sarana belajar yang bermanfaat bagi anak usia dini.
Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif, penyerahan panduan praktis, serta dokumentasi bersama mahasiswa KKN dan para wali murid.


Posting Komentar