Senin, 02 November 2026

Tingkatkan Kompetensi Pendidik PAUD, Mahasiswa KKN Unmuh Jember dan HIMPAUDI Maesan Gelar Study Collaborative

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Jember (Unmuh Jember) bersama Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kecamatan Maesan menggelar kegiatan Study Collaborative bertema “Menginspirasi Pendidik melalui Cipta Lagu dan Teknik Mendongeng untuk Pembelajaran PAUD yang Menyenangkan”, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo KB Kartini 02, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, tersebut diikuti oleh 133 tenaga pendidik Kelompok Bermain (KB) dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) dari berbagai wilayah di Kecamatan Maesan.

Untuk memperkuat kapasitas peserta, kegiatan ini menghadirkan Lutfi Dian Wahyuni, G.S.Pd., M.Pd., atau yang akrab disapa Bunda Dian, sebagai narasumber. Ia membagikan materi mengenai teknik mendongeng dan cipta lagu anak sebagai media pembelajaran yang kreatif, interaktif, dan menyenangkan.

Dalam pemaparannya, Bunda Dian menjelaskan bahwa dunia anak usia dini lekat dengan aktivitas bermain dan berimajinasi. Karena itu, mendongeng dapat menjadi salah satu pendekatan pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan bahasa, konsentrasi, serta kecerdasan emosional anak.

Melalui intonasi suara, ekspresi wajah, dan gerakan tubuh, pendidik dapat membangun suasana cerita yang menarik. Anak-anak pun tidak hanya menjadi pendengar, tetapi dapat diajak berinteraksi dan memahami pesan yang terkandung dalam cerita.

“Dunia anak usia dini adalah dunia bermain dan berimajinasi. Melalui dongeng yang kita tuturkan dan lagu sederhana yang kita ciptakan bersama mereka, kita sedang membuka gerbang kreativitas yang tanpa batas. Mengajar PAUD bukan sekadar mentransfer ilmu, tapi memantik rasa ingin tahu mereka lewat nada dan cerita,” tutur Bunda Dian.

Selain mendongeng, peserta juga mendapatkan materi tentang teknik menciptakan lagu anak. Bunda Dian menekankan bahwa lagu untuk pembelajaran PAUD tidak harus memiliki komposisi musik yang rumit. Pendidik dapat memulainya dari tema-tema sederhana yang dekat dengan kehidupan anak, menggunakan lirik pendek, rima yang menarik, dan melodi yang mudah diingat.

Tema seperti buah-buahan, hewan, pelangi, kebiasaan menyikat gigi, hingga kasih sayang kepada orang tua dapat dikembangkan menjadi lagu pembelajaran. Dengan demikian, lagu dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan sekaligus mendorong kreativitas dan keberanian anak dalam berekspresi.

“Jangan takut menciptakan lagu atau mendongeng karena merasa tidak berbakat. Bagi anak-anak, media terbaik adalah ketulusan dan ekspresi kita. Cipta lagu untuk PAUD itu sederhana, cukup ambil tema dari keseharian mereka, gunakan lirik yang berulang, dan padukan dengan dongeng yang interaktif. Di situlah stimulasi otak dan motorik anak bekerja paling optimal,” tambahnya.

Melalui kegiatan Study Collaborative ini, mahasiswa KKN Unmuh Jember bersama HIMPAUDI Kecamatan Maesan berharap para pendidik dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kegiatan pembelajaran di lembaga masing-masing.

Kolaborasi ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan penguatan kompetensi tenaga pendidik PAUD. Dengan pembelajaran yang lebih kreatif dan menyenangkan, para pendidik diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mendukung tumbuh kembang anak serta menyiapkan generasi penerus bangsa.

Tags :

bm
Created by: SUKRON KASYIR

Humas Unmuh Jember Jaya Jaya Jaya!

Posting Komentar

Connect